Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Hasil Playoff Degradasi Liga 2: Angling Dharma Melompat dari Api Unggun ke Perapian Meski Pesta Gol

Yuan Edo Ramadhana • Rabu, 26 Februari 2025 | 03:00 WIB
(Dok. Persibo Bojonegoro)
(Dok. Persibo Bojonegoro)

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Persibo akhirnya dapat melepaskan diri dari jerat zona degradasi setelah berpesta gol melawan Persewar Waropen di Stadion Mandala Jayapura Selasa sore (25/2). Namun, bukan berarti mereka dapat bersantai, karena kini mereka punya beban lebih berat lagi: Playoff hidup-mati terakhir melawan Persipura Jayapura dalam pertandingan terakhir penentuan degradasi.

Berhadapan dengan Persewar, tidak hanya Laskar Angling Dharma (julukan Persibo) wajib menang, mereka wajib memborong banyak gol usai ditahan imbang Gresik United tanpa gol pada pekan sebelumnya (21/2). Selain itu mereka juga harus berdoa agar salah satu diantara Persekat atau Persiku tumbang saat keduanya berhadapan di Stadion Wergu Wetan di hari yang sama.


Persewar vs Persibo: Enzo Celestine Cetak Quat-Trick Untuk Terbangkan Angling Dharma

Sadar akan besarnya beban dan peluang di tangan, pengagwa Persibo langsung tancap gas sejak awal pertandingan. Baru tujuh menit pertandingan berlangsung, Persibo langsung mencuri start setelah Enzo Celestine sukses mendaratkan bola umpan dari Ferinando Pahabol ke gawang Persewar.

Di menit ke-25, Feri Pahabol kembali menyuplai bola untuk gol kedua Persibo melalui eksekusi tendangan bebas. Kali ini Hadi Ardiansyah yang sukses memanfaatkan asupan bola, meskipun sempat harus berjibaku di depan gawang.

Tujuh menit kemudian, giliran Enzo yang dapat memberikan umpan signifikan di area pertahanan Persewar. Umpan pemain asal Perancis tersebut disambut dengan mudah dengan Osas Saha, membungkus gol ketiga Laskar Angling Dharma melalui bicycle kick sempurna.

Enzo hanya butuh empat menit ekstra untuk kembali meneror lini pertahanan Mutiara Bakau (julukan Persewar). Kali ini warga asli Paris tersebut sukses memenangkan perebutan bola pasca tendangan sudut dan dengan mudah membawa bola melewati lahan parkir bus pertahanan Persewar.

Persewar sendiri baru dapat memberikan gol balasan perdana jelang jeda turun minum. Daud Irfan Kararbo yang lolos dari penjagaan lini belakang Persibo mampu menembus gawang yang dijaga Gerri Mandagi nyaris tanpa gangguan.

Di awal babak kedua, Feri Pahabol kembali memaksa Persewar lini belakang bangun tidur. Sekali lagi Enzo Celestine sukses menjemput bola tepat di depan gawang yang memiliki penjagaan minim.

Akhirnya Enzo melengkapi koleksi quat-tricknya di menit ke-80, setelah dirinya sukses mendaratkan sontekan bola ke gawang yang dijaga Sheva Ananda. Meskipun masih dapat dikawal oleh bek Persewar, Enzo menyambar kotak penalti Persewar dengan tenang.

Jelang akhir pertandingan, Laskar Angling Dharma malah memberi giveaway gol kepada Mutiara Bakau. Bermaksud hati membuang bola ke atas mistar, sundulan Alfin Tuassalamony ternyata terlalu pelan untuk mengarahkan bola lebih jauh, dan bola malah mendarat di belakang Gerri Mandagi.

Di injury time, Enzo nyaris menambah tabungan gol dan mencetak quit-trick setelah memanfaatkan percobaan Alfin Tuassalamony yang dapat ditepis Sheva Ananda. Sayangnya, Enzo dan Hadi Ardiansyah dianggap dalam berada posisi offside, sehingga gol dianulir dan membungkus pertandingan dengan skor 2-6 untuk Persibo.

 

Persiku vs Persekat: Macan Muria Rebut Puncak Klasemen di Saat Terakhir

Sedianya, kedua tim asal Jawa Tengah tersebut hanya perlu hasil imbang untuk sama-sama mengamankan diri di Liga 2 musim depan. Namun jika salah satu dari mereka kalah, siapapun yang kalah beresiko tersalip oleh Persibo di klasemen akhir.

Kedua tim langsung bermain dengan cepat dan ketat sejak peluit perdana berbunyi. Lini belakang kedua kubu sama-sama terbukti lebih kuat dari lini serang masing-masing, membuat bola jarang melewati kotak penalti sepanjang babak pertama.

Belum satu menit babak kedua berjalan, akhirnya Adilson Silva berhasil memecah kebuntuan untuk Persekat setelah melewati kiper Persiku di ujung luar kotak penalti. Lini belakang Persiku yang kecolongan saat berusaha menjebak Adilson juga terlambat menjauhkan bola dari gawang hingga bergulir masuk.

Untungnya, bagi publik Kudus, Persiku hanya butuh waktu tujuh menit untuk kembali menyamakan kedudukan. Persekat Tegal terlalu sibuk menghadang bola di depan tendangn sudut, mereka tidak menyadari Antonio Putro lolos dari penjagaan dan dengan mudah memasukkan gol balasan, membuat Laskar Ki Gede Sebayu (julukan Persekat) melongo di depan gawang sendiri.

Penderitaan Persekat semakin lengkap setelah Iuri Barbosa ketahuan mendorong Zola Anggoro di dalam kotak penalti di menit ke-74, memberikan hadiah penalti kepada Macan Muria (julukan Persiku). Richard Gazde yang ditunjuk sebagai eksekutor sukses menunaikan tugasnya, membalikkan keadaan menjadi 2-1 untuk Persiku.

Sejak momen tersebut, Persekat seolah tidak punya tenaga lagi untuk melewati pertahanan Persiku. Hingga peluit panjang berbunyi, tidak ada gol ekstra yang tercipta, memastikan Persiku Kudus bermain kembali di Liga 2 musim depan.

Meskipun punya poin yang sama dan kalah produktivitas gol dengan Persibo, Persekat Tegal juga dapat bernafas lega. Persekat masih memiliki tabungan keunggulan head to head dan gol away, berhubung Laskar Angling Dharma tidak mencetak gol sebiji pun saat bertandang ke Tegal, sehingga Laskar Ki Gede Sebayu berhak finish di posisi kedua.


Dengan hasil ini, Persibo terpaksa menjalani satu laga ekstra untuk merebut tiket terakhir bertahan di Liga 2. Di sisi lain, Gresik United harus menyusul Persewar berkemas-kemas dan turun gunung ke Liga Nusantara musim depan.

Tidak tanggung-tanggung, Laskar Angling Dharma akan bertemu kembali dengan Persipura Jayapura untuk ketiga kalinya musim ini. Meskipun berhasil menggerus RANS Nusantara menjadi butiran debu dengan skor 8-0, kemenangan 1-0 Persipal Palu dari Persikas Subang (25/2) mengembalikan Persipura ke posisi tiga klasemen akhir dan memastikan Persipal memegang tiket bertahan di Liga 2.

Laga antara Persipura dan Persibo bakal menjadi ujian supremasi kedua tim musim ini. Sebelumnya di musim reguler, Persibo dapat unggul 2-1 dari Persipura di putaran pertama saat berkunjung ke Stadion Mandala Jayapura (21/9/24), namun Persipura balik membalas dengan kemenangan 3-2 dari Persibo saat mampir ke Stadion Letjend Soedirman (1/12/24). (edo/bgs)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#Persiku #laskar angling dharma #osas saha #gerri mandagi #Persewar #Richard gadze #Zola Anggoro #Liga 2 #Persewar Waropen #persibo bojonegoro #Persekat #persibo #Daud Irfan Kararbo #alfin tuassalamony #stadion mandala jayapura #Jawa Tengah #kudus #playoff #gresik united #persiku kudus #ferinando pahabol #adilson silva #liga nusantara #bojonegoro #Enzo Celestine #persipura #Persekat Tegal #Stadion Wergu Wetan #persipura jayapura