RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Persibo Bojonegoro harus puas dengan hasil imbang ketika menjamu Gresik United di Stadion Letjen H Soedirman, Jumat (21/2), dalam lanjutan babak playoff degradasi Liga 2.
Bermain di hadapan pendukung sendiri, Laskar Angling Dharma tampil dominan sepanjang laga, tetapi gagal memecah kebuntuan hingga peluit akhir dibunyikan.
Sementara itu, Gresik United menunjukkan pertahanan solid dan ketahanan mental yang kuat untuk mengamankan satu poin di laga tandang.
Dominasi Persibo yang Kurang Efektif
Persibo tampil dominan dengan 19 tembakan, lebih dari dua kali lipat dibandingkan Gresik United yang hanya memiliki 8 tembakan.
Namun, dari total tembakan, hanya 11 tembakan yang mengarah ke gawang. Meskipun tampil agresif, efektivitas dalam penyelesaian akhir masih menjadi masalah besar bagi tuan rumah.
Di sisi lain, Gresik United (GU) tampak pontang-panting menghadapi gempuran anak Asuh Reswandi. Sesekali melakukan serangan balik namun mentah di garis pertahanan Persibo.
Di menit-menit tambahan waktu, wasit mengeluarkan tiga kartu merah untuk kedua tim. Berawal dari Osas Saha yang dilanggar pemain bertahan GU hingga terjadi adu mulut yang berlebihan antarpemain, Otavio Dutra dan Marko Ivanovic mandi lebih cepat.
Kemudian, satu kartu merah juga diterima pemain GU setelah menanduk bek Persibo, Nur Hidayat.
Meskipun unggul jumlah pemain dan dominan di atas lapangan, Laskar Angling Dharma tetap gagal membubuhkan gol hingga akhir pertandingan. (kam/bgs)