Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Persibo Evaluasi Fisik dan Penyelesaian Akhir Usai Ladeni Persiku, Osas Kecewa Stadion Sepi

Yuan Edo Ramadhana • Rabu, 22 Januari 2025 | 19:02 WIB
BERJUANG MATI-MATIAN: Osas Saha berjuang mati-matian saat menang tipis melawan Persiku Kudus Senin (20/1) sore di Stadion Letjend Soedirman. (YUAN EDO/RADAR BOJONEGORO)
BERJUANG MATI-MATIAN: Osas Saha berjuang mati-matian saat menang tipis melawan Persiku Kudus Senin (20/1) sore di Stadion Letjend Soedirman. (YUAN EDO/RADAR BOJONEGORO)

 

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro - Skuad Persibo dalam menjamu Persiku Kudus di Stadion Letjend Soedirman (SLS), Senin (20/1) lalu belum bisa maksimal. Alasannya, memiliki beberapa persoalan. Mulai dari fisik, psikologis, hingga taktikal.

Meski berhasil menang tipis 1-0 pada laga perdana babak playoff degradasi Liga 2 tersebut.

Selain itu, kondisi stadion yang sepi penonton pada laga Senin (20/1) sore itu, juga berdampak performa pemain. Penonton hadir di laga kandang Persibo di babak playoff degradasi tersebut tak sampai 500 orang.

Tentu berdampak pada psikologis pemain, terlebih kondisi mental pemain sedang menurun akibat hasil pertandingan sebelumnya. Padahal, para pemain klub kebanggaan masyarakat Bojonegoro membutuhkan support dan dukungan dari penonton agar kepercayaan diri bisa kembali meningkat.

Pelatih Persibo Kahudi Wahyu mengatakan, setiap pertandingan pasti ada evaluasi. Teritama kondisi fisik pemain. Terlebih psikologis pemain masih terganggu sehingga fisik menurun.

‘’Berhubungan dengan aspek mental,” ungkapnya.

Selain itu, evaluasi bakal dilakukan pada aspek penempatan posisi pemain. Ketika posisi pemain benar, penguasan bola lebih kuat. Juga masalah penyelesaian akhir. Pada laga lawan Persiku banyak peluang belum terjadi gol.

Pemain Persibo Osas Saha mengatakan, ketika para pemain bertanding melawan Persiku Kudus, suporter tak banyak yang mendukung langsung di stadion. Sehingga merasa berjuang sendiri.

‘’Kami berjuang mati-matian,” ungkapnya.

Osas menjelaskan, para pemain Persibo tidak mudah melupakan hasil pertandingan penentu untuk lolos ke bebak delapan besar. Terlebih mental pemain sedang menurun. Sehingga pertandingan perdana babak playoff  degradasi sangat sulit.

‘’Bersyukur hasil di pertandingan tersebut luar biasa,” jelasnya. (irv/msu)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#playoff degradasi #osas saha #Kahudi Wahyu Widodo #persibo bojonegoro #persibo #Support #penonton #persiku kudus #psikologis #bojonegoro #delapan besar