BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Persibo menyisakan satu laga kandang melawan Rans Nusantara FC pada 4 Januari 2025. Laga terakhir di Stadion Letjend Soedirman (SLS) Bojonegoro pada babak penyisihan di Liga 2 tersebut wajib dimaksimalkan.
Tentu harus meraih poin penuh dan menambah perolehan poin di klasemen grup 3. Sehingga, bisa menjaga peluang lolos ke babak delapan besar. Terlebih, di sisa laga pada babak penyisihan, persaingan untuk memperebutkan tiket ke delapan besar semakin ketat.
Tim berada di papan atas klasemen sama-sama memiliki peluang untuk melaju ke babak selanjutnya. The Giant Killer tak boleh menyia-nyiakan laga di kandang. Terlebih bermain di SLS menjadi keuntungan dengan dukungan penuh dari suporter dan masyarakat Bojonegoro sendiri.
Juga para pemain klub kebanggaan masyarakat Bojonegoro sudah terbiasa bermain di SLS. Sehingga, tak perlu beradaptasi dengan lapangan maupun situasi stadion.
Manajer Kompetisi dan Pengembangan Klub Persibo Ali Mahmud mengatakan, pertandingan kandang terakhir di SLS harus dimaksimakan untuk mengamankan poin penuh. Kemenangan dan meraih tiga poin wajib diraih di laga melawan Rans Nusantara FC.
Ali menjelaskan, tiga poin di sisa laga babak penyisihan di Liga 2 sangat penting dan berarti. Agar bisa menjaga posisi di klasemen. Terlebih hanya tim di peringkat pertama dan kedua yang berhak melaju ke babak delapan besar.
Menurut Ali, Persibo tidak boleh menganggap remeh Rans Nusantara FC. Walau tim bermarkas di Stadion Untung Suropati Pasuruan tidak memiliki peluang lolos ke babak delapan besar dan berada di papan bawah klasemen. Namun, bisa saja menyulitkan.
Sehingga, semua harus fokus dan kerja keras di laga tersebut. ’’Mulai dari manajemen, pelatih, pemain, hingga ofisial,” jelasnya. (irv/bgs)
Editor : Yuan Edo Ramadhana