BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Pertahanan Persibo dalam laga tandang melawan Persipal Palu besok (14/12), rawan bobol. Sebab, tim kebanggan warga Bojonegoro ini masih diterpa krisis pemain belakang.
Nur Hidayat dan Jajang Sukmara dipastikan tidak bisa diturunkan. Karena Nur Hidayat mendapatkan kartu merah dan Jajang Sukmara yang mengalami akumulasi kartu.
Sementara Taher Jahanbakhsh bek asing Persibo masih diragukan tampil. Cedera dialami pemain berpaspor Iran tersebut tak kunjung sembuh sejak November lalu. Bahkan sudah absen di tiga laga.
Sedangkan di bangku cadangan tidak banyak pemain bisa menjadi pilihan pelatih untuk mengisi posisi ditinggalkan. Sehingga jajaran pelatih harus memutar otak demi mengatasi permasalahan di lini belakang.
Pelatih Persibo Kahudi Wahyu mengatakan, sedang mengalami krisis pemain bertahan, akibat cedera dan akumulasi kartu. Terdapat kemungkinan Taher belum bisa main setelah dilihat kondisi terakhir.
‘’Ujian (krisis pemain bertahan). Mikir otak karena kedalaman tim seperti ini,” ungkapnya.
Kahudi mengaku Persibo akan berusaha maksimal menghadapi Persipal Palu. Tentu perlu doa dan dukungan masyarakat Bojonegoro maupun semua pihak.
‘’Semoga kami bisa maksimal di Palu,” ungkapnya.
Pengamat sepak bola Boy Singgih mengatakan, ketika mengalami krisi pemain bertahan pelatih biasanya membuat bek dadakan. Dan yang dikorbankan adalah gelandang bertahan. Namun, Pelatih Persibo Kahudi Wahyu diragukan keberaniannya untuk memutuskan itu.
‘’Mungkin Brayen (Pondaag) atau Reza Irfana bisa menjadi bek dadakan,” ujarnya.
Sementara untuk mengisi posisi bek kiri yang ditinggalkan Jajang Sukmara, Rahel Radiansyah atau Alfin Tuassalamony bisa dipaksakan mengisi posisi tersebut. Sedangkan bek kanan bisa mencoba menurunkan I Made Tri Somanada.
‘’Alfin cukup fasih di posisi itu (bek kiri),” ungkapnya. (irv/msu)
Editor : Yuan Edo Ramadhana