BOJONEGORO, Radar Bojonegoro - Persibo tidak ingin larut dalam kekecewaan atas kekalahan perdana di Liga 2. Tepatnya, hasil negatif 1-0 ketika bertandang ke kandang Gresik United (GU) pada 15 November lalu.
Jajaran pelatih ingin fokus pada laga selanjutnya yang mana Persibo bakal menghadapi Persipura pada 1 Desember mendatang. Tentu dengan mengevaluasi hasil dari kekalahan perdana di laga pertama putaran kedua.
Pelatih Persibo Regi Aditya mengaku kecewa dengan hasil kekalahan dari GU di Stadion Gelora Joko Samudro (GJS). Namun, harus segera melupakan pertandingan tersebut dan fokus ke pertandingan ke depan.
Regi menjelaskan, terdapat jeda panjang sebelum pertandingan melawan Persipura di Stadion Letjend Soedirman (SLS) Bojonegoro pada 1 Desember mendatang. Sehingga, digunakan untuk memperbaiki kekurangan dari setiap pertandingan.
’’Kami belajar percaya dengan dinamika yang ada biasa terjadi dalam setiap kompetisi,” ungkapnya. Regi mengatakan percaya hasil pertandingan melawan GU menjadi pelajaran berharga dan membuat Persibo semakin solid dan kompak.
Terlebih, perjalanan di Liga 2 masih panjang. ’’Belajar menerima kekalahan dan bangkit,” ujarnya. Terkait rekor tak terkalahkan di putaran pertama membuat pemain jemawa, menurut Regi, para pemain Persibo sudah sepakat saling mengingatkan belum pernah kalah di putaran pertama Liga 2 tidak membuat sombong dan tetap rendah hati.
Sementara itu, perbedaan taktik ketika menghadapi GU dibandingkan pertandingan lain. Regi menambahkan, permainan sedikit berbeda perlu dilakukan. Fleksibilitas taktik penting di sepak bola profesional dan modern. (irv/bgs)
Editor : Yuan Edo Ramadhana