BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Tersisa lima cabang olahraga (cabor) yang belum menyetorkan nama-nama atlet masuk ke pemusatan latihan cabang (puslatcab) hingga Senin (4/11). Padahal batas akhir penyetoran Selasa (5/11).
Dua di antara lima cabor belum menyetor atlet puslatcab adalah Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Bojonegoro dan Persatuan Lawn Tenis Indonesia (PELTI) Bojonegoro.
Ketika lima cabor tersebut tak menyetorkan nama-nama atlet hingga batas akhir. KONI bakal memberikan sanksi tak memberangkatkan cabor tersebut ke pekan olahraga provinsi (porprov) 2025.
Baca Juga: Tak Kunjung Setor Nama Atlet Puslatcab, KONI Bojonegoro Layangkan Surat Peringatan Untuk 15 Cabor
Wakil Ketua KONI Bojonegoro Tonny Ade Irawan mengatakan, tersisa lima cabor yang belum melaporkan nama-nama atlet puslatcab. Di anataranya bola voli dan lawn tenis.
Jika cabor tidak mengirimkan nama-nama atlet masuk ke dalam puslatcab hingga batas akhir. KONI menganggap cabor tidak mengajukan diri ikut proprov dan akan ada konsekuensi lain ke depannya.
‘’Bisa seperti itu (tidak diberangkatkan ke porprov). Termasuk terkait dana pembinaan dan fasilitas yang diberikan sebagai anggota KONI,” ungkapnya.
Menurut Tonny KONI serius untuk menghadapi porprov tahun dengan. Sehingga dengan persiapan dan proses, baik waktu yang cukup dan displin bisa meraih hasil maksimal di porprov nanti.
Pihaknya menekankan minggu ini puslatcab harus dimulai cabor. Terlebih sudah mendekati akhir tahun dan akan disambung puslatkab langsung. Walau tidak semua atlet puslatcab bisa masuk puslatkab.
‘’Juga tidak semua atlet puslatkab bisa berangkat porprov,” jelasnya. (irv/msu)
Editor : Yuan Edo Ramadhana