Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Persibo Bojonegoro 1-0 Persipal FC: Osas-Taher Kembali Jadi Juru Selamat

Yuan Edo Ramadhana • Senin, 7 Oktober 2024 | 04:33 WIB
Osas Saha dan Taher Jahanbakhsh kembali jadi kunci kemenangan Persibo Bojonegoro setelah mencetak satu-satunya gol pada laga melawan Persipal (6/10) (YUAN EDO/RADAR BOJONEGORO)
Osas Saha dan Taher Jahanbakhsh kembali jadi kunci kemenangan Persibo Bojonegoro setelah mencetak satu-satunya gol pada laga melawan Persipal (6/10) (YUAN EDO/RADAR BOJONEGORO)

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Usai menyapu bersih lawatan tur away ke Papua pada akhir September lalu, Persibo Bojonegoro memuncaki klasemen sementara Grup 3 Liga 2 2024/2025. Namun, rival terdekat Laskar Angling Dharma (julukan Persibo), Persipal Palu dan Persela Lamongan hanya terpaut satu poin.

Sehingga, misi penggawa Persibo kali ini adalah mencegah kedua tim mencuri poin di kandang tim kebanggaan Kota Ledre tersebut, Stadion Letjend Sudirman (SLS). Pertama, Persibo menjamu Persipal terlebih dahulu pada Minggu sore (6/10).

Ferinando Pahabol yang semula menderita cedera saat berlatih sudah pulih kembali untuk turut menjamu Laskar Tadulako (julukan Persipal). Namun, dirinya harus start dari bangku cadangan terlebih dulu, dan posisinya kembali diisi oleh Rahel Radiansyah di starting eleven Laskar Angling Dharma.

Menit-menit pertama pertandingan dihabiskan kedua tim untuk mengutak-atik pertahanan satu sama lain. Namun, tensi pertandingan tergolong tinggi dengan banyaknya kontak fisik dan serangan balik yang terjadi.

Baru dua menit pertandingan berjalan, Enzo Celestine sempat tersungkur di kotak penalti Persipal. Namun, masih dapat melanjutkan pertandingan. Sepuluh menit kemudian, Enzo kembali ke kotak penalti Persipal, tapi kali ini untuk mengarahkan bola melalui sundulan ke gawang. Pun sundulannya masih bisa dibaca oleh kiper Persipal, Rajiv Koya.

Di menit ke-22, setelah upaya tendangan pojok Vitor Barata dapat dipatahkan lini pertahanan Laskar Tadulako, Persibo kembali dapat menguasai bola dengan cepat. Melihat Taher Jahanbakhsh berdiri bebas tanpa penjagaan, Otavio Dutra dengan cepat memberikan umpan lambung ke bek asal Iran tersebut.

Taher kemudian memenangkan duel dengan Rajiv di depan gawang melalui sundulan bola, namun terjatuh setelah melewati kiper tersebut. Osas Saha yang melihat kesempatan di depan mata langsung meneruskan bola dari Taher ke gawang yang kosong melompong, memberikan keunggulan 1-0 untuk Laskar Angling Dharma.

Usai kesalahan fatal di lini belakang, Persipal mulai turut menambah tempo serangan dan perlahan-lahan mulai sering berkunjung ke kotak penalti Persibo. Meskipun demikian, lini belakang Laskar Anglign Dharma rajin melakukan intersepsi dan membantu kiper Persibo, Gerri Mandagi menjaga gawangnya.

Menit ke-37, Enzo Celestine kembali meneror kotak penalti Laskar Tadulako dari sayap kiri. Meskipun tendangannya tidak dapat dihalau, sayangnya tembakan Enzo masih melenceng dari gawang.

Di akhir babak pertama, Taher Jahanbakhsh kembali mencoba menyudul bola setelah menerima tendangan bebas dari Vitor Barata. Namun tidak hanya tandukannya melenceng dari gawang, Taher berada di posisi offside.

Usai turun minum, pelatih Persipal, Achmad Zulkifli mencoba menambal pertahanan mereka dengan mengganti dua pemain. Dejan Meleg digantikan Fikri Ardiansyah, sementara Risky Lasau digantikan Daffa Sahrian.

Di awal babak kedua, Mykhailo Kalugin sempat mencoba meneror gawang Persibo setelah mendapat tendangan bebas. Namun tendangannya masihd apat ditepis oleh Gerry Mandagi.

Persipal melanjutkan serangan demi serangan sepanjang awal babak kedua, namun lini belakang Persibo masih dapat melakukan intersepsi. Sisanya melayang terbang di atas gawang yang dijaga Gerri Mandagi.

Enzo Celestine sempat kembali mencoba kembali peruntungan di menit ke-57 dengan mendekati gawang Persipal. Namun posisinya terkurung oleh banyak bek Laskar Tadulako sehingga Enzo yang berada di ujung lapangan tidak dapat berbuat banyak, dan tendangannya berujung tendangan gawang untuk Persipal.

Dua menit kemudian, giliran pelatih Persibo, Regi Aditya yang melakukan penyegaran lini depan dan belakang. Brayen Pondaag bertukar tempat dengan Reza Irfana, sementara Osas Saha digantikan oleh Ferinando Pahabol.

Pergantian yang dilakukan terbukti efektif, dengan Feri Pahabol dapat mengisi peran Osas meneror pertahanan Persipal dibantu lini tengah Laskar Angling Dharma. Sayang seluruh percobaannya masih dapat dibaca Rajiv Koya.

Di menit ke-75, Lucas Prati hampir saja dapat menjebol gawang Persibo dari percobaan tendangan sudut. Namun sundulan Lucas mengenai bahu Taher Jahanbakhsh dan melenceng dari gawang. Lucas sempat mengajukan protes karena menganggap bola mengenai lengan atas Taher, namun wasit tidak mengabulkan protes tersebut.

Semenit sebelumnya, Rabbani Taslim dipanggil oleh Achmad Zulkifli untuk menggantikan Dedi Tri Maulana. Keputusan tersebut hampir efektif karena di menit ke-82, Rabbani memenangkan duel melawan Gerri Mandagi di dekat gawang Persibo. Namun tidak hanya jarak Rabbani masih jauh dari gawang, bola tidak mengarah ke mulut gawang sehingga justru berbuah tendangan gawang untuk Laskar Angling Dharma.

Di menit ke-85, Rahel Radiansyah dijatuhkan di dekat kotak penalti Persipal dan harus ditandu keluar lapangan. Coach Regi menambal posisinya dengan memasukkan Azka Fauzi, dan juga mengganti Vitor Barata dengan Ardi Maulana untuk memperkuat lini serang.

Jelang akhir pertandingan Ferinando Pahabol nyaris menambah keunggulan lagi untuk Laskar Angling Dharma, namun tendangannya dengan mudah dibaca Rajiv Koya. Hingga peluit panjang berbunyi, tidak ada gol tambahan tercipta, dan Persibo resmi membawa pulang ekstra tiga poin.

Otavio Dutra yang memulai permainan yang berujung gol semata wayang Osas Saha terpilih sebagai Man of the Match. Laga kali ini juga menjadi laga perdana Persibo tidak kebobolan satu gol pun, setelah kemasukan setidaknya satu gol di tiga laga sebelumnya.

Dengan hasil laga kali ini, Persibo memantapkan diri di puncak klasemen sementara Grup 3 Liga 2 2024/2025, dan sukses menumbangkan satu penantang terdekat mereka. Namun jarak antara Persibo dengan Persela Lamongan masih menunggu hasil laga Laskar Joko Tingkir (julukan Persela) melawan RANS Nusantara pada Senin (7/10).

Jika Persela dapat menaklukkan RANS di kandang sementara mereka, Tuban Sport Center, maka selisih poin masih sebesar satu poin jelang perjamuan antar kabupaten tetangga dengan Persibo di SLS. Jika Persela seri atau kalah, praktis Persibo memiliki asuransi tahta tertinggi dengan selisih tiga poin (jika Persela seri melawan RANS) atau empat poin (jika Persela kalah). (edo/bgs)

 

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#laskar angling dharma #osas saha #Persipal #Vitor Barata #stadion letjend soedirman #Liga 2 #Laskar Tadulako #persibo bojonegoro #persibo #rahel radiansyah #persela lamongan #RANS Nusantara #otavio dutra #sls #ferinando pahabol #Regi Aditya #grup 3 #persela #Persipal Palu #bojonegoro #Enzo Celestine #palu #laskar joko tingkir #lamongan #Achmad Zulkifli #Taher Jahanbaskh #feri pahabol