Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Uji Kekuatan dengan Melawan PSBS Biak, Persibo Diperkuat Eks Pelatih dan Pemain Tim Lawan

Yuan Edo Ramadhana • Kamis, 29 Agustus 2024 | 17:37 WIB
ARSITEK PERSIBO: Pelatih Persibo Regi Aditya saat memberikan materi latihan di Stadion Letjend Soedirman. Tim kebanggan warga Bojonegoro itu akan menjalani uji coba. (HAKAM ALGHIFARI/RADAR BOJONEGORO)
ARSITEK PERSIBO: Pelatih Persibo Regi Aditya saat memberikan materi latihan di Stadion Letjend Soedirman. Tim kebanggan warga Bojonegoro itu akan menjalani uji coba. (HAKAM ALGHIFARI/RADAR BOJONEGORO)

 

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro - Persibo Bojonegoro menjalani uji coba melawan PSBS Biak di Stadion Gelora Samudra Kuta, Bali hari ini (29/8).

Uji coba melawan klub Liga 1 tersebut menjadi friendly match ketiga The Giant Killer selama persiapan menghadapi Liga 2.

Uji coba Persibo kontra PSBS dipastikan berlangsung seru. Terlebih klub kebanggan masyarakat Bojonegoro itu diperkuat pelatih dan pemain eks Badai Pasifik.

Seperti Regi Aditya di jajaran pelatih, dan Osas Saha, Otavio Dutra, Regi Mandagi, hingga Abe Isir sebagai pemain yang berhasil membawa membawa PSBS naik kasta ke Liga 1 musim lalu. Termasuk Diandra Diaz yang dipinjam Persibo dari klub asal Papua tersebut.

Direktur Opersional Persibo Ali Mahmud mengatakan, sama seperti uji coba lawan Adhyaksa FC, melawan PSBS Biak ingin menguji kedalaman skuad. Beberapa catatan sudah ada dalam list pelatih dan akan diperbaiki pada laga tersebut.

‘’Sehingga semakin mengerti kekuatan dan kelemahan tim kami. Sehingga ketika di pertandingan resmi, tim sudah siap,” ujarnya.

Ali mengaku uji coba melawan klub Liga 1 bisa dilakukan karena kompetisi kasta teratas sepak bola Indonesia sedang break atau dihentikan selama dua pekan. Sehingga uji coba bisa berlangsung hari ini.

Pengamat sepak bola Boy Singgih mengatakaan, uji coba yang dilakukan persibo sudah sangat tepat. Dimulai dengan uji coba pertama lawan tim lokal, hanya untuk kekompakan dan mengenal pemain satu sama lain.

Lalu uji coba dengan tim selevel kontra Adhyaksa, untuk melihat sejauh mana perkembangan dari hasil latihan selama ini. Sehingga mengetahuo kekurangan dan kelemahan tim secara keseluruhan serta tahu kondisi fisik para pemain.

Kemudian berlanjut dengan uji coba dengan tim di atas level persibo. Tepatnya tim Liga 1 PSBS yang bertujuan untuk tes kematangan taktik permainan. Peningkatan level permainan bisa dilihat ketika melawan tim Liga 1. Juga memberikan ide bagi tim pelatih untuk menyiasati skema saat menghadapi  tim tangguh.

‘’Karena tekanan tim Liga 1 pasti berbeda,” ungkapnya.

Menurut Boy skor uji coba lawan dengan tim level lebih tinggi sama sekali tidak bisa dijadikan patokan. Progres permainan, pemahaman taktik dan kekompakan serta fisik pemain yang harus diperhatikan.

‘’Tentu tidak harus menang,” ujarnya.

Boy menilai kurang ideal hanya tiga kali uji coba. Seharusnya uji coba melawan tim selevel bisa diperbanyak. Namun, langkah ini sudah bagus dilakukan mengingat waktu persiapan yang mepet. (irv/msu)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#Liga 2 #persibo #uji coba #Pelatih #Badai Pasifik #Skuad #Friendly Match #bojonegoro #pertandingan #PSBS #pemain #liga 1 #the giant killer #tim