BOJONEGORO, Radar Bojonegoro - Selain memiliki GOR megah, Desa Dolokgede, Kacamatan Tambakrejo kini punya lapangan sepak bola berstandar nasional.
Lapangan yang dibangun melalui APBN tersebut dikonsep menjadi pusat kompetisi pemain muda atau kelompok umur (KU).
Selain itu, ke depan berdampak pada peningkatan per ekonomian masyarakat sekitar.
Lapangan di sisi selatan GOR Dolokgede tersebut memiliki berbagai fasilutas lengkap. Mulai kursi pemain cadangan (bench player), ruang ganti, hingga tribun penonton.
Kaur Perencanaan Desa Dolokgede Miftahul Huda mengatakan, fasilitas lapangan berstandar nasional, tribun penonton, hingga ruang ganti (locker room). Juga penunjang lainnya seperti kamar mandi.
Saat ini lapangan masih dalam tahap perawatan rumput agar bisa tumbuh maksimal dan nyaman. Sehingga belum digunakan atau dibuka untuk masyarakat umum.
‘’Sesuai jadwal lapangan akan diresmikan pada September,” jelasnya.
Baca Juga: FORKI Lamongan Siapkan Atlet untuk Kejurprov Karate Jatim
Menurut Huda, lapangan di komplek GOR Dolokgede tersebut merupakan tempat berlatih klub lokal Dolokgede Putra FC. Namun selama pembangunan, sementara ini latihan dipindahkan.
Terkait konsep ke depan, Huda mengaku akan banyak even sepak bola yang digelar di Lapangan Dolokgede. Selama ini sudah ada kejuaraan sepak bola kelompok umur (KU) 13 digelar setiap tahun. Bahkan peserta berasal dari klub di Jawa Timur hingga Jawa Tengah.
‘’Kejuaraan KU yang sudah menjadi even tahunan. Juga ada liga antarkecamatan,” jelasnya.
Selain itu, terdapat rencana untuk disewakan bagi masyarakat umum. Bahkan lapangan di Jalan Raya Purwosari-Ngambon tersebut bisa dijadikan kandang (home base) untuk klub liga profesional.
‘’Untuk tim profesional dari luar pulau yang ingin memiliki kandang di Pulau Jawa bisa menggunakan Lapangan Dolokgede,” jelasnya.
Pria asli Desa Dolokgede itu mengaku dengan adanya lapangan yang berstandar nasional tersebut berdampak pada perekonomian masyarakat sekitar. Terlebih saat ini sudah ada beberapa pedagang di sekitar lapangan.
‘’Bisa memajukan ekonomi masyarakat,” ungkapnya. (irv/msu)