BOJONEGORO, Radar Bojonegoro - Persibo berhasil raih kemenangan pada laga pertama di babak 32 besar Liga 3 Nasional kemarin (12/5). Pada pertandingan di Stadion Letjend Soedirman (SLS) melawan UHO MZF FC Kendari, klub kebangaan masyarakat Bojonegoro menang 3-1.
Farid Ambon Fauzi berhasil membuka keran gol pada laga kemarin sore. Setelah pada babak 80 besar lalu, ia belum mencetak gol. Kemarin, dua gol diciptakan penyerang senior tersebut melawan Juara Liga 3 Sulawesi Tenggaran (Sultra).
Hasil kemenangan tersebut membuat The Giant Killer berada di posisi kedua klasemen Grup 7. Sedangkan, pemuncak grup ialah Adhyaksa Farmel FC yang menang 4-1 dari PS Belitung Timur (Beltim).
Pelatih Persibo I Putu Gede mengatakan, hasil pertandingan sesuai target. Tepatnya, meraih tiga poin. Sehingga, hasil tersebut perlu disyukuri. Tapi, terlepas dari tiga poin yang diraih, masih banyak kekurangan yang perlu diperbaiki.
Menurut Putu, mental pemain ketika unggul justru intensitas permainan seakan menurun. Sehingga, lebih banyak ditekan pada babak kedua. ’’Selain itu, situasi pertandingan juga memengaruhi kondisi pemain di lapangan,” terangnya.
Pelatih 50 tahun tersebut meminta pemain berubah. Namun, satu hal yang perlu diapresiasi dari pemain yaitu, tetap bermain sepenuh tenaga. Walau sering kehilangan bola dan ditekan. ’’Sangat maksimal berjuang mempertahankan dan menambah kemenangan. Itu luar biasa,” terangnya.
Pelatih UHO MZF FC Kendari Jumy Lianto mengatakan, puas dengan performa para pemainnya. Terlebih, bemain sesuai instruksi dari strategi yang diterapkan. Tepatnya, menekan di sepertiga lapangan permainan lawan.
’’Kami ingin high press,” ungkapnya. Jumy menjelaskan, laga berikutknya wajib menang. Sehingga, menjaga peluang lolos ke babak berikutnya. (irv/bgs)
Editor : Hakam Alghivari