BOJONEGORO, Radar Bojonegoro - Suporter mendesak Pelatih Persibo Putu Gede melakukan pembenahan jelang pertandingan melawan PSIW Wonosobo, Rabu mendatang (8/5). Terlebih, pada tiga laga di grup M sebelumnya, pemainan The Giant Killer dinilai kurang ngeyel dan trengginas.
Bahkan, pada pertandingan melawan Persic Cilegon tak mampu menang, Sabtu lalu (4/5). Nofian Faridhotan anggota Curva Nord Drago Tifoso (DTCN) mengatakan, pertandingan melawan Persic Cilegon sangat mengecewakan.
Banyak peluang terbuang percuma, akibat buruknya penyelesaian akhir. Sehingga, pertandingan berakhir imbang 0-0. Nofian menjelaskan, sebetulnya sejak laga pertama permainan Persibo kurang ngeyel.
Sehingga, wajar seusai pertandingan kontra Persic, para suporter menyampaikan kritik dengan mencegat pemain dan jajaran pelatih di pintu utama stadion. Menurut Nofian, pertandingan terakhir di grup M melawan PSIW Wonosobo menjadi pembuktian keseriusan dan kepiawaian Coach Putu Gede.
Tentu dalam meramu strategi dan pemain agar tampil lebih baik. ’’Sebab, putaran selanjutnya pertandingan akan lebih berat,” ungkapnya. Persibo memiliki waktu pemulihan dan persiapan selama tiga hari untuk pertandingan selanjutnya.
Terpisah, Manajer Persibo Henry Arifianto mengatakan, masih terlalu dini atau cepat untuk menyuarakan apa yang suporter sampaikan terkait pelatih kepala Putu. Terlebih, baru tiga pertandingan dijalani klub kebanggaan masyarakat Bojonegoro.
Henry mengaku, manajemen sampai saat ini masih mempercayakan tim kepada staf pelatih. Tentu untuk melakukan perbaikan dan evaluasi pertandingan berikutnya. ’’Sudah pasti ada evaluasi untuk pertandingan selanjutnya,” ungkapnya. (irv/bgs)
Editor : Hakam Alghivari