RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Kesuksesan timnas Indonesia U-23 mengalahkan timnas Korea Selatan (Korsel) U-23 kembali membawa sorotan kepada pelatih Garuda Muda (julukan timnas Indonesia kelompok umur), Shin Tae-yong (STY). Bagaimana tidak, selain berkebangsaan Korsel, ini kali pertama STY harus berhadapan dengan timnas negerinya sendiri.
Selain itu, di atas kertas, Korsel yang rajin mengikuti Piala Dunia dianggap jauh lebih unggul ketimbang Indonesia yang baru kali ini lolos ke Asian Cup U-23. Namun, setelah kemenangan mengejutkan atas Australia U-23 (18/4), Indonesia kembali mengguncang kompetisi dengan mengalahkan Korsel. Meskipun, Korsel mampu menyeret Garuda Muda ke babak penalti.
Dalam konferensi pers pasca pertandingan, STY mengaku selalu yakin dapat menembus semifinal Asian Cup U-23. Menurut Shin, kepercayaan tersebut didasari atas perkembangan anak-anak asuhnya yang telah ia latih sejak 2019 lalu.
''Banyak pemain-pemain yang telah saya tangani sejak 2019. Misal Ernando, Rizky, Arhan, dan banyak lagi. Saya sudah kenal mereka lama, jadi untuk pertandingan kali ini saya cukup memberikan motivasi kepada mereka," beber STY.
''Jika motivasi saya berhasil, maka saya yakin kami akan memetik hasil baik. Jadi, saya berpesan kepada pemain-pemain saya, 'Ayo percaya sama saya, ayo ikut saya, bareng-bareng kita maju sampai final!' Saya rasa kepercayaan yang saya berikan kepada pemain dapat mendorong mereka sampai sejauh ini," lanjut STY.
Di luar kegiatan timnas, STY juga percaya perkembangan sepak bola Indonesia secara umum juga menumbuhkan kepercayaan diri pada benak insan pemain Indonesia. ''Sepak bola di Indonesia sudah berkembang pesat. Sekarang, siapapun lawan kami, saya percaya kami bisa menang," ujar STY.
Senada dengan STY, kiper Garuda Muda, Ernando Ari mengaku kunci penampilannya di babak penalti terletak pada kepercayaannya terhadap rekan-rekan setimnya. ''Selama latihan dan bertanding, saya selalu percaya dengan kawan-kawan saya. Jadi, setelah latihan, saat bertanding saya cukup fokus menangkap bola," kata Ernando. (edo/bgs)
Editor : Yuan Edo Ramadhana