Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Hasil Leg 2 Perempat Final UEFA Champions League: Wakil Inggris Tumbang, Potensi Der Klassiker di Final

Yuan Edo Ramadhana • Jumat, 19 April 2024 | 00:56 WIB
Real Madrid Sukses Amankan Tiket Semifinal UEFA Champions League Usai Kalahkan Manchester City via Adu Penalti (Foto: Dok. Real Madrid)
Real Madrid Sukses Amankan Tiket Semifinal UEFA Champions League Usai Kalahkan Manchester City via Adu Penalti (Foto: Dok. Real Madrid)

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Meskipun final UEFA Champions League (UCL) akan diselenggarakan di Stadion Wembley pada 1 Juni mendatang, publik Inggris tidak akan melihat kehadiran satu pun kesebelasan asal negeri tersebut. Pasalnya, seluruh perwakilan English Premier League (EPL, Liga Inggris) tumbang di leg kedua perempat final UCL pada Kamis dini hari (18/4).

Di Allianz Arena, Bayern Munich sukses menekuk perlawanan Arsenal dengan kemenangan tipis 1-0. Sementara itu, meskipun dapat mengimbangi perlawanan Real Madrid, Manchester City terpaksa angkat koper di hadapan publik sendiri setelah dikalahkan lewat adu penalti.


Bayern Munich vs Arsenal: Serangan Kilat Kimmich Antar Die Roten ke Semifinal

Bermodal hasil seri 2-2 di Stadion Emirates pada leg pertama dan bermain di kandang sendiri di leg kedua, Bayern Munchen punya misi untuk melaju ke semifinal. Apalagi, beban mereka bertambah setelah Bayer Leverkusen dipastikan membawa pulang titel Bundesliga 2023/2024 serta secara mengejutkan tersingkir lebih awal pada gelaran DFB-Pokal (Piala Jerman). Sehingga, hanya tersisa piala UCL yang dapat direbut Bayern musim ini.

Sejak awal pertandingan, Die Roten (julukan Bayern) aktif menggedor pertahanan Arsenal. Namun sebaliknya, lini belakang dan tengah The Gunners (julukan Arsenal) kompak berusaha menghalau dan merebut bola dari kuasa penggawa Bayern. Selain itu, Manuel Neuer dan David Raya juga gesit dalam menyambut setiap tendangan yang mampir ke gawang mereka.

Di babak kedua, William Saliba hampir mencetak gol bunuh diri saat meng-intercept tendangan Joshua Kimmich lewat heading. Bola tandukan Saliba memantul dari mistar dan diterima oleh Raphael Guerreiro. Namun, gagal dikonversi menjadi gol setelah diblok Ben White.

Akhirnya, Bayern sukses memecah kebuntuan di menit ke-63 setelah umpan lambung Guerreiro disambut dengan tandukan Kimmich di depan gawang Arsenal. Kimmich lari mengilat ke seberang David Raya tanpa penjagaan. Sehingga, meskipun Raya dapat menyusul Kimmich, dirinya tidak dapat membendung bola dari jala gawangnya.

Para penggawa The Gunners mencoba melakukan serangan balik, namun lini belakang Bayern sukses mengawal penyerang-penyerang Arsenal sambil mengulur waktu. Akhirnya, gol semata wayang Kimmich menjadi penentu lolosnya Bayern ke semifinal UCL dengan agregat 3-2.

Pelatih Bayern, Thomas Tuchel berkata, keputusannya untuk mendorong anak-anak asuhnya bermain lebih aktif membuahkan hasil baik.''Babak pertama terasa seperti main catur karena semuanya main aman. Saya mendorong tim untuk bermain lebih semangat dan berani di babak kedua. Sehingga, semua pemain kami dapat bermain lebih mengalir," jelas pelatih yang akan meninggalkan Bayern musim depan tersebut.

Sementara itu, pelatih Arsenal, Mikel Arteta merasa hasil imbang di leg pertama merupakan faktor besar atas kekalahan anak-anak asuhnya. ''Leg pertama kemarin kami kebobolan dua gol dalam pertandingan yang tergolong ketat. Sehingga, selisih performa yang ada sangat tipis. Kami juga gagal menjaga pertahanan dengan baik, sehingga para pemain harus bekerja ekstra keras untuk meraih keunggulan,” jelas mantan penggawa The Gunners semasa muda tersebut.


Manchester City vs Real Madrid: Los Blancos Putus Kutukan Etihad, Gagalkan Mimpi Treble City

Sama seperti Bayern, Manchester City bermain imbang di leg pertama saat bermain away dan bermain di kandang sendiri, Stadion Etihad, di leg kedua. Namun, di luar dugaan, City mengalami peruntungan berbeda dibanding Bayern meskipun sama-sama mendapat dukungan publik sendiri dan tak pernah terkalahkan di kandang sendiri sepanjang musim.

Babak pertama berjalan dengan agak pelan, dengan City mengutamakan penguasaan bola dan Los Blancos (julukan Real Madrid) memilih membaca ritme permainan penggawa City terlebih dahulu. Sesekali El Real juga bereaksi melalui serangan balik.

Taktik Real terbukti ampuh hampir secara instan setelah Rodrygo Goes sukses menjebol gawang City di menit ke-12. Umpan terobosan Vinicius Jr. dapat disambut baik oleh Rodrygo, dan meskipun tendangannya sempat ditepis Ederson, bola memantul kembali ke Rodrygo dan dapat ditendang kembali ke gawang.

Usai kebobolan, City langsung tancap gas dan lebih aktif melancarkan serangan sembari menjaga penguasaan bola. Andriy Lunin dipaksa banting tulang oleh lini depan City, namun cukup banyak peluang penggawa City yang juga berakhir mental dari mistar gawang.

Bahkan, City hampir dapat menyamakan kedudukan setelah Erling Haaland berhasil melewati kawalan Lunin. Namun di depan Haaland masih ada Nacho Fernandez yang berhasil membuang bola dari gawang Madrid.

Kerja keras City akhirnya berbuah hasil di menit ke-76. Tendangan Jeremy Doku sukses dihalau Antonio Rudiger. Namun, bola kemudian mengarah ke Kevin de Bruyne. Bruyne sukses mengecoh Andriy Lunin tepat di depan gawang dan menyamakan kedudukan.

Berhubung tidak ada gol lain yang tercipta hingga waktu normal berakhir, pertandingan dilanjutkan ke babak extra time. Meskipun kedua tim masih melancarkan serangan dan sudah mengetahui taktik masing-masing, masih belum ada gol yang tercipta, sehingga pertandingan harus diakhiri dengan adu penalti.

Fans Los Blancos sempat dibuat tegang setelah Luka Modric gagal mengeksekusi penalti dan tertinggal 1-0 dari City. Namun, Andriy Lunin tampil sebagai juru selamat Real Madrid setelah menahan penalti dari Bernardo Silva dan Mateo Kovacic. Antonio Rudiger menutup laga setelah sukses mengeksekusi penalti, membawa kemenangan penalti 3-4 untuk Los Blancos.

Pelatih Real Madrid, Carlo Ancelotti memuji anak-anak asuhnya yang sukses bertahan dari gempuran serangan Manchester City. ''Kuncinya adalah bertahan dan bekerja keras. Karena itu, saat babak penalti tiba, kami yakin kami pasti bisa," ujar Ancelotti.

Sementara itu, pelatih Manchester City, Pep Guardiola menerima kekalahan dengan lapang dada. ''Kami sudah bekerja keras di segala sisi, tapi kalau memang hasilnya kalah mau bagaimana lagi. Saya merasa banyak peluang yang terbuang juga. Namun, saya rasa anak-anak saya telah mengeluarkan performa terbaik," kata Pep.


Dengan hasil hari kedua leg kedua perempat final UCL tersebut, kursi empat penantang terakhir untuk merebut piala UCL telah dipastikan. Setelah Borussia Dortmund dipastikan akan melawan Paris Saint-Germain, Bayern Munchen dipastikan akan bersua dengan Real Madrid.

Bayern akan menjamu El Real terlebih dahulu pada akhir April di Allianz Arena. Setelah itu, giliran El Real yang akan menyambut kedatangan Bayern di Santiago Bernabeu pada akhir Mei. Pemenang semifinal akan bertemu dengan pemenang laga PSG-Dortmund di Wembley pada 1 Juni.

Dan, karena Bayern dan Dortmund berada di bracket semifinal yang berbeda, ada kemungkinan final UCL di Wembley akan menjadi Der Klassiker. Yakni, duel legendaris antara kedua tim tersebut. Jika kedua tim dapat memenangkan masing-masing laga semifinal, maka kedua tim diperkirakan akan tampil ngotot. Berhubung kedua tim gagal memenangkan Bundesliga dan DFB-Pokal musim ini. Sehingga, hanya memiliki UCL sebagai trofi terakhir untuk diperebutkan.

Hasil Leg 2 Perempat Final UEFA Champions League (18/4)

Bayern Munchen 1 – 0 Arsenal (Agregat 3 - 2)
(Joshua Kimmich 63’)

Manchester City 1 – 1 Real Madrid (Agregat 4 – 4, Penalti 3 – 4)
(Kevin de Bruyne 76’ / Rodrygo Goes 12’) (edo/bgs)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#arsenal #bayern #wembley #real madrid #pep guardiola #Champions League #epl #etihad #mikel arteta #rodrygo #Rodrygo Goes #manchester city #bayern munchen #liga champions #kevin de bruyne #english premier league #uefa champions league #paris saint-germain #borussia dortmund #liga inggris #thomas tuchel #carlo ancelotti #Erling Haaland #El Real #city #UCL #joshua kimmich #dortmund #antonio rudiger #psg