BOJONEGORO, Radar Bojonegoro - Rencana perbaikan Stadion Letjend Soedirman (SLS) oleh Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dinpora) yang gagal, membuat panitia pelaksana (panpel) pertandingan bergerak sendiri.
Panpel melakukan perbaikan mandiri SLS, salah satunya mengurug lapangan yang tidak rata.
Perbaikan mandiri tersebut dilakukan untuk mempersiapkan SLS sebagai tuan rumah putaran nasional Liga 3 Jatim. Sehingga pertandingan berjalan lancar dan semua tim nyaman bermain di stadion kebanggaan masyarakat Bojonegoro.
Panpel Persibo Lasmiran mengatakan, persiapan sebagai tuan rumah grup M babak 80 besar sudah mulai dilakukan. Salah satunya perbaikan berskala kecil di SLS. Sehingga ketika kickoff berlangsung SLS sudah siap digunakan.
Sejak, sebelum lebaran perbaikan sudah mulai. Terutama pengurukan pasir pada lapangan SLS. Terlebih lapangan belum rata, sehingga berpotensi digenangi air ketika hujan deras.
‘’Pengurukan agar lapangan rata,” tegasnya.
Perbaikan mandiri dilakukan karena belum ada tindak lanjut dari Dinpora. Terlebih dinas lebih prosedural ketika mengambil kebijakan. Sehingga memerlukan waktu lebih lama.
‘’Harus mau bergerak sendiri untuk Persibo,” ungkapnya.
Menurut Lasmiran, panpel sudah mulai melakukan koordinasi dengan berbagai pihak terkait pelaksanaan pertandingan di grup M babak 80 besar putaran nasional Liga 3. Terutama mengirimkan surat ke pihak keamanan.
Untuk menggelar pertandingan yang akan mempertemukan tim dari seluruh wilayah Indonesia tersebut harus mendapat izin dari Kepolisian Daerah (Polda) Jatim. Terlebih pertandingan bertaraf nasional.
‘’Izin mulai dari Polres lalu diteruskan ke Polda,” ujarnya.
Baca Juga: Manajemen Pastikan Uji Coba Bukan Patokan, Persibo Padukan Pemain Baru dan Lama
Pertandingan grup M bakal dimulai pada 30 April mendatang hingga 8 Mei mendatang. Terdapat lima tim akan melakukan pertandingan di SLS. Terdiri dari Persibo sebagai tuan rumah, QDR FC Makasar, Tri Brata Raflesia FC, Persic Cilegon, dan PSIW Wonosobo. (irv/msu)
Editor : Yuan Edo Ramadhana