BOJONEGORO, Radar Bojonegoro - Perbaikan Stadion Letjend Soedirman (SLS) Bojonegoro oleh Dinas Kepemudaan dan Olahragga (Dinpora) pada bulan ini berpotensi batal.
Dinpora belum memiliki anggaran untuk melakukan perbaikan di markas Persibo tersebut. Sebaliknya, perbaikan baru bisa dilakukan setelah P-APBD.
Tidak adanya perbaikan membuat SLS akan digunakan sebagai tuan rumah putaran nasional dengan kondisi hampir sama ketika Liga 3 Jatim lalu. Panitia pelaksana (panpel) pertandingan Persibo menyayangkan batalnya perbaikan stadion pada April ini.
Sekretaris Dinpora Bojonegoro Khurunin mengatakan, perbaikan SLS masih menunggu perencanaan. Terlebih belum dianggarkan. Bahkan kemungkinan besar perbaikan baru bisa dilakukan nanti di P-APBD.
‘’Menunggu pergeseran, tetap tahun ini,” jelasnya.
Sebelumnya, Dinpora berencana melakukan perbaikan SLS pada April ini. Walau perbaikan bukan berskala besar. Tentu menjelang putaran nasional Liga 3. Sebagai tindak lanjut dari surat permohonan perbaikan dari Panpel Persibo pada Januari lalu.
Panpel Persibo memohon beberapa perbaikan seperti normalisasi lapangan dan rumput, pengecatan gawang dan pengantian jaring gawang, hingga perbaikan kursi kedua ruang ganti pemain.
Panpel Persibo Lasmiran menyayangkan batalnya rencana perbaikan. Seharusnya pemerintah kabupaten (pemkab) melaui Dinpora harus memberikan skala prioritas terhadap perbaikan sarana olahraga, khususnya stadion.
Terlebih perbaikan SLS sangat dibutuhkan untuk menunjang kemajuan sepakbola Bojonegoro yang sedang berkembang.
‘’Bukan hanya Persibo saja,” ungkapnya. (irv/msu)
Editor : Yuan Edo Ramadhana