BLORA, Radar Bojonegoro - Bupati Blora Arief Rohman mengupayakan percepatan rencana pembangunan stadion sepak bola. Pada awal April lalu, Bupati Arief telah mengajukan proposal ke Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).
Lewat proposal itu, Bupati Arief mengharapkan, Kemenpora memberikan surat rekomendasi dukungan pembangunan stadion untuk Kabupaten Blora ditujukan kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR).
’’Kami sangat berharap dua Kementerian ini dapat membantu Pemkab Blora. Anggaran kami sangat terbatas. Sedangkan, potensi sepak bola kita luar biasa. Sehingga, untuk membangun fasilitas stadion yang standar untuk pelatihan butuh dukungan dari Kementerian,” terangnya.
Menurutnya, dibutuhkan fasilitas stadion memadai untuk pelatihan. Guna mengasah bakat-bakat lokal yang potensial. ’’Upaya membangun stadion ini menjadi langkah awal lahirnya para pemain sepak bola profesional. Seperti, Pratama Arhan yang juga asli cah mblora,” ucapnya.
Selanjutnya, Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora Komang Gede Irawadi akui, pembangunan stadion membutuhkan biaya cukup besar. Sehingga, langkah pemkab mencari lobi pusat sangat tepat. ’’(Kebutuhan anggaran) sekitar Rp 25 miliar. Kemarin ada usulan itu saat musrenbang RKPD 2025,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua Komisi D DPRD Blora Ahmad Labib Hilmy akui, pihaknya selalu terbuka untuk sepak bola Blora. Dirinya juga mengatakan, Komisi D sudah menerima audiensi soal sepak bola Blora. Seperti para suporter yang menginginkan infrastruktur atau stadion dibenahi.
’’Tahun lalu, sudah kami terima usulannya. Kami gelontorkan dengan APBD sekitar Rp 2 miliar untuk pembenahan Stadion Kridaloka. Hanya, kurang maksimal. Kami akui Blora ini fokusnya masih infrastruktur jalan. Tapi, tetap kami upayakan untuk sepak bola. Yang terpenting ayo dibenahi bersama. Disatukan visinya. Jangan seperti ini, yang tak jelas arahnya,” terangnya.
Sebelumnya, pentolan suporter Persikaba Windy Pramudya akui kecewa terhadap nasib klub kesayangan itu. Menurutnya, pihak yang bertanggung jawab pada Persikaba abai terhadap nasib sepak bola Blora.
’’Masyarakat Blora itu antusias terhadap sepak bolanya. Tapi, nasibnya seperti ini. Tolong dibenahi bersama, mlaku bareng lah (jalan bareng) agar bisa raih prestasi. Juga bisa mengangkat nama baik Kota Blora,” jelasnya. (hul/bgs)
Editor : Hakam Alghivari