LAMONGAN, Radar Lamongan - Ikhwan Ciptady Muhammad memiliki kesan manis ketika berseragam Persela musim lalu. Pemain berusia 29 tahun ini ternyata jatuh cinta dengan soto Lamongan. Bahkan, pemain asal Tangerang ini mengaku selama di Lamongan, dia kerap berburu soto untuk santapannya. Apalagi, olahannya setiap penjual beda cita rasa.
‘’Ini pertama kali saya merumput di Lamongan, dan soto yang dibuat di Lamongan memang beda dan nikmat,’’ ujarnya ketika dikonfirmasi Jawa Pos Radar Lamongan.
Ikhwan merupakan andalan lini belakang yang hampir tidak pernah absen selama pertandingan Persela. Dia selalu masuk dalam line-up dan tidak pernah diganti hingga pertandingan selesai.
Dia memiliki sederet pengalaman di klub besar sebelumnya. Seperti Persis Solo, PSS Sleman, dan Sriwijaya FC. Mantan Pemain FC Bekasi City ini merasa senang bisa menjadi bagian dari keluarga besar Persela musim lalu. Meski belum bisa memberikan hasil terbaik untuk warga Lamongan, namun dia bersama temannya sudah berjuang maksimal.
Ikhwan mengaku merasa senang jika masih dibutuhkan Persela musim depan. ‘’Saya betah di Lamongan meski harus berjauhan dengan keluarga, tapi mereka sering berkunjung ke Lamongan,’’ terang pemain kelahiran 22 Maret 1994 itu.
Ikhwan mengaku kecewa karena mimpinya untuk membawa Persela promosi ke Liga 1 gagal. Namun, dia percaya Persela tim yang bagus, dan suatu saat bisa kembali ke kasta tertinggi Liga Indonesia.
Menurut dia, Persela memiliki fans yang luar biasa. Bahkan kekeluargaan yang dibangun antara pemain, pelatih, dan manajemen musim lalu luar biasa. Sehingga dia sangat merasakan kesedihan ketika perjuangannya harus terhenti.
‘’Semoga musim depan Persela bisa lebih baik dan promosi ke Liga 1," harapnya. (rka/ind)
Editor : Hakam Alghivari