BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Persibo Selasa (30/1) menghadapi PSM Madiun di Stadion Letjen Soedirman (SLS) pada lanjutan babak delapan besar.
Tim berjuluk Laskar Angling Dharma tidak ingin meremehkan PSM. Apalagi pada pertandingan sebelumnya berakhir imbang.
Jajaran pelatih Persibo menilai semua tim di grup MM merupakan lawan berat. Terlebih ketika menghadapi The Giant Killer yang berstatus tuan rumah, klub-klub tersebut memiliki motivasi lebih. Sehingga menampilkan permainan berbeda.
PSM sendiri menjadi lawan ketiga Persibo dari kota/kabupaten Madiun. Sebelumnya anak asuhan Iwan Setiawan berhasil mengalahkan Madiun Putra di babak 54 besar dan Persekama Madiun di 28 besar.
Asisten Pelatih Persibo Agus Supriyanto mengatakan, persiapan menghadapi PSM Madiun pasti dilakukan evaluasi. Terlebih lawan dipastikan tampil habis-habisan untuk meraih poin.
‘’Pada pertandingan pertama PSM imbang lawan Persedikab Kediri,’’ jelasnya.
Agus menjelaskan, semua tim di grup MM lawan berat dan berkualitas. Terlebih ketika menghadapi Persibo berstatus tuan rumah memiliki motivasi lebih.
‘’Berbeda (tim lawan) ketika menghadapi klub lain yang bertanding dengan intensitas lebih pelan,’’ ungkapnya.
Menurut Agus, Tarik El Janaby kemungkinan besar belum bisa diturunkan di babak delapan besar. Terlebih kondisinya belum pulih 100 persen.
‘’Semoga di putaran nasional bisa diturunkan,’’ harapnya.
Terpisah, Pelatih PSM Kodari Amir mengatakan, semua lawan akan dihadapi dengan kekuatan penuh. Termasuk ketika mengahadapi tuan rumah Persibo.
‘’Untuk mencapai target lolos ke putaran nasional,’’ tuturnya. (irv/msu)
Editor : Hakam Alghivari