Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Waktu Menipis, Manaje­men Baru Persibo Tetap Optimistis

Hakam Alghivari • Jumat, 27 Oktober 2023 | 19:50 WIB
SEMANGAT: Peralihan CEO Persibo dari Abdullah Umar ke Eko Setyawan, tetap optimistis meski waktu menipis.(YUAN EDO/RDR.BJN)
SEMANGAT: Peralihan CEO Persibo dari Abdullah Umar ke Eko Setyawan, tetap optimistis meski waktu menipis.(YUAN EDO/RDR.BJN)

 

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro - Manaje­men baru Persibo tetap optimistis meski waktu per­­siapan menipis. Kickoff Liga 3 Jatim akan ber­gulir awal Desember. Sehingga manajemen ha­nya memiliki waktu sekitar satu bulan untuk per­siapan.

Manajemen baru menyadari banyak hal yang per­lu dipersiapkan agar tampil maksimal. Mulai dari pendanaan hingga seleksi pemain. Tentu se­mua sudah diperhitungkan sejak awal sebe­lum memastikan memegang pengelolaan Las­kar Angling Dharma.

CEO Persibo Eko Setyawan meminta semua ele­men harus semangat dan yakin. Walau waktu per­siapan singkat tetapi terdapat bebagai hal bisa dilakukan untuk mendapatkan pemain.

’’Kami tidak melupakan pemain binaan dari Askab PSSI yang asli Bojonegoro,” terangnya pe­ngusaha asal Dusun Sidokumpul, Desa Le­ran, Kecamatan Kalitidu.

Seleksi pemain lokal ada dilakukan selama tiga hing­ga empat. Nantinya di instagram Persibo akan diinformasikan seleksi umum untuk pe­main maskimal kelahiran 2022. Sehingga bisa men­dapatkan pemain bagus dan memiliki ke­sempatan bermain di Liga 3 bersama Persibo.

Terkait sponsor Persibo, Eko menjelaskan wa­lau untuk mencari sponsor dalam waktu sing­kat tidak mudah. Namun ada perusahaannya yang siap membiayai. Sehingga sepakat me­nerima Persibo dari Abdullah Umar dan Sally Atyasasmi.

 

’’Tidak usah kawatir, saya ada perusahaan un­tuk membiayai Persibo. Sehingga yakin bisa lolos Liga 2 ke depan. Mohon doanya saja,” ung­kapnya.

Pihaknya mengaku sadar untuk mengelola se­buah klub memerlukan banyak dana untuk ope­rsional. Mulai gaji pemain, konsumsi, hing­ga kebutuhan lainnya. Bahkan sudah meng­hitung kebutuhan operasional untuk kom­petisi selama sekitar enam bulan.

’’Mengelola klub bukan mendapatkan uang, jus­tru harus mengeluarkan uang untuk pem­biaya­an kompetisi. Namun kami merasa mampu,” ujarnya.

CEO Adiyaksa Farmel FC tersebut mengaku ja­ngan sampai menerima Persibo tidak serius. Ke­tika sudah berkomitmen mengelola harus pro­mosi atau naik kasta. (irv/msu)

 

 

Editor : Hakam Alghivari
#persiapan #persibo #Optimis #liga #bojonegoro #manajemen #pemain #klub