BOJONEGORO, Radar Bojonegoro - Manajemen baru Persibo tetap optimistis meski waktu persiapan menipis. Kickoff Liga 3 Jatim akan bergulir awal Desember. Sehingga manajemen hanya memiliki waktu sekitar satu bulan untuk persiapan.
Manajemen baru menyadari banyak hal yang perlu dipersiapkan agar tampil maksimal. Mulai dari pendanaan hingga seleksi pemain. Tentu semua sudah diperhitungkan sejak awal sebelum memastikan memegang pengelolaan Laskar Angling Dharma.
CEO Persibo Eko Setyawan meminta semua elemen harus semangat dan yakin. Walau waktu persiapan singkat tetapi terdapat bebagai hal bisa dilakukan untuk mendapatkan pemain.
’’Kami tidak melupakan pemain binaan dari Askab PSSI yang asli Bojonegoro,” terangnya pengusaha asal Dusun Sidokumpul, Desa Leran, Kecamatan Kalitidu.
Seleksi pemain lokal ada dilakukan selama tiga hingga empat. Nantinya di instagram Persibo akan diinformasikan seleksi umum untuk pemain maskimal kelahiran 2022. Sehingga bisa mendapatkan pemain bagus dan memiliki kesempatan bermain di Liga 3 bersama Persibo.
Terkait sponsor Persibo, Eko menjelaskan walau untuk mencari sponsor dalam waktu singkat tidak mudah. Namun ada perusahaannya yang siap membiayai. Sehingga sepakat menerima Persibo dari Abdullah Umar dan Sally Atyasasmi.
’’Tidak usah kawatir, saya ada perusahaan untuk membiayai Persibo. Sehingga yakin bisa lolos Liga 2 ke depan. Mohon doanya saja,” ungkapnya.
Pihaknya mengaku sadar untuk mengelola sebuah klub memerlukan banyak dana untuk opersional. Mulai gaji pemain, konsumsi, hingga kebutuhan lainnya. Bahkan sudah menghitung kebutuhan operasional untuk kompetisi selama sekitar enam bulan.
’’Mengelola klub bukan mendapatkan uang, justru harus mengeluarkan uang untuk pembiayaan kompetisi. Namun kami merasa mampu,” ujarnya.
CEO Adiyaksa Farmel FC tersebut mengaku jangan sampai menerima Persibo tidak serius. Ketika sudah berkomitmen mengelola harus promosi atau naik kasta. (irv/msu)
Editor : Hakam Alghivari