LAMONGAN, Radar Lamongan – Jajaran pelatih Persela Lamongan mengevaluasi hasil putaran pertama grup 3 Liga 2. Laskar Joko Tingkir ini memang berada di puncak klasemen sementara.
Namun, menurut pelatih Djadjang Nurdjaman, sejumlah pemainnya sering mendapatkan kartu. Bahkan ketika dijamu Persipa Pati di laga penutup putaran pertama, Kim do-Hyun diganjar kartu merah setelah menerima kartu kuning kedua.
Pelatih yang akrab disapa Djanur itu meminta pemain introspeksi kesalahannya dan bisa memperbaiki di pertandingan berikutnya. “Kita tidak mengajukan protes, kita terima kartu tersebut dan bisa menjadi evaluasi pemain,” ujar mantan pelatih Persebaya Surabaya itu.
Bukan hanya Kim yang dilarang tampil di partai pembuka putaran kedua melawan Persijap Jepara bulan depan. Kapten Zulham Zamrun juga harus menjalani hukuman akibat akumulasi kartu kuning yang diterimanya. Selain saat melawan Persipa, pemain bernomor punggung 7 itu pernah mendapatkan kartu kuning ketika melawan Deltras FC dan Persekat Tegal.
Selain keduanya, sejumlah pemain Persela juga pernah mengantongi kartu kuning, namun masih bisa merumput. Di antaranya, Samuel Reimas, Wildansyah, dan Aldi Al Ahya.
Djanur menuturkan, tim pelatih akan terus mengingatkan pemain untuk tetap low profile dan tidak menganggap remeh lawan. Selain itu, dia meminta agar meminimalisasi kesalahan dan kartu. “Kita sekarang puncak klasemen, tetap rendah hati karena pertandingan putaran kedua masih banyak,” tambah pelatih 64 tahun itu.
Djanur menilai tensi pertandingan putaran pertama cukup tinggi. Semua klub ingin menang di setiap pertandingan. Akumulasi kartu tidak hanya merugikan tim, juga pemain. Karena itu, dia meminta pemain tetap fokus dan menyelesaikan pertandingan sesuai arahan tim pelatih. (rka/yan)
Editor : Hakam Alghivari