Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Lawan Persib, Ujian Sesungguhnya

M. Yusuf Purwanto • Senin, 1 November 2021 | 22:45 WIB
Lawan Persib, Ujian Sesungguhnya
Lawan Persib, Ujian Sesungguhnya

LAMONGAN, Radar Lamongan – Persela belum terkalahkan di seri kedua kompetisi Liga 1. Namun, ujian sesungguhnya akan terjadi di laga terakhir. Tim berjuluk Laskar Joko Tingkir itu bakal menghadapi tim kuat yang kini bertengger di papan atas klasemen sementara, Persib Bandung pada Kamis (4/11) mendatang. Apalagi beberapa pemain pilar terancam tak bisa main.
‘’Tidak bisa kita pungkiri, ini ujian sesungguhnya bagi kita. Persib menjadi lawan kita yang paling kuat di seri kedua ini,’’ tutur Head Coach Persela, Iwan Setiawan kepada Jawa Pos Radar Lamongan, kemarin (31/10).
Jajaran Pelatih Persela juga harus memutar otak untuk menentukan line up. Sebab, tiga pemain andalannya Ivan Carlos Franca Coelho, Jabar Sharza, dan Gian Zola Nasrullah diragukan tampil menghadapi Persib. Padahal peran pemain tersebut cukup sentral di lini serang Persela. ''Tadi pagi (kemarin pagi, Red) kita mulai latihan. Besok (hari ini) rest, dan Rabu (besok) kita melakukan official training (OT). Carlos dan Sharza tadi belum ikut latihan, karena masih belum pulih,'' terang pelatih kelahiran Banda Aceh tersebut.
Kondisi itu tentu cukup mempengaruhi persiapan Persela menghadapi Persib. Coach Iwan mengaku sudah mempersiapkan sejumlah pemain alternatif sebagai antisipasi jika Carlos dan Sharza belum bisa diturunkan. Sedangkan, Zola dipastikan absen, karena terbentur kontrak perjanjian peminjaman dari Persib. ''Kita lihat hingga kondisi terakhir Carlos dan Sharza saat OT,'' imbuh Coach Iwan.
Empat laga terakhir seri dua, Persela menelan tiga kali hasil seri. Yakni atas Persebaya dengan skor 1-1, Madura United dengan 2-2, dan Barito Putera dengan skor 1-1. Skuad biru muda baru meraih satu kemenangan atas Persik dengan skor 1-0.
Persela kini masih berjuang untuk bisa melepaskan diri dari ancaman posisi papan bawah, dengan koleksi 12 poin dari sepuluh laga. Persela harus mewaspadai Persib, yang kini sudah mengoleksi 22 poin. Persib kini bersaing dengan Bhayangkara FC di posisi pertama. ‘’Persib memiliki kualitas pemain yang merata. Bahkan antara pemain utama dan pelapis tidak jauh berbeda. Itu yang harus kita waspadai,’’ imbuh Coach Iwan.
Selain itu, Persib menjadi tim paling konsisten di kompetisi Liga 1. Klub berjuluk Maung Bandung tersebut menjadi satu-satunya tim yang belum pernah meraih kekalahan. Bahkan di seri dua ini Persib sukses meraih empat kali kemenangan secara beruntun.
Persib menang atas Persipura dengan skor 3-0, mempermalukan PSIS 0-1, menang 4-2 atas PSS Sleman, serta menang 0-2 atas Bhayangkara FC. Selain itu, Persib menjadi tim dengan kebobolan paling sedikit. Itu menunjukkan jika klub berkostum biru tua itu kuat dalam segala lini.  ‘’Kita harus bekerja ekstra keras, lebih fokus, lebih disiplin lagi untuk bisa mendapatkan poin dilaga terakhir seri kedua ini,’’ ucap pelatih 52 tahun tersebut.
Sementara itu, Manajer Persela, Edy Yunan Achmadi mengingatkan pemain Persela agar tidak terlalu melihat nama besar Persib. Dia meminta seluruh pemain menunjukkan kemampuan terbaik. ‘’Jangan sampai kalah sebelum bertanding. Kita harus tetap semangat untuk bisa meraih poin. Karena tidak ada yang tidak mungkin dalam sepakbola,’’ ucap Anggota Exco Asprov Jatim tersebut.

Editor : M. Yusuf Purwanto
#persela #lamongan #liga 1