Sejumlah suporter masih memantau update status dari Adelmund. Mereka kerap menyapa di sosial media (sosmed). ‘’Saat itu saya lihat di twitter, Adelmund mau ke Indonesia tapi tidak jadi,’’ tuturnya.
Jopri menilai Adelmund merupakan sosok bek tangguh, yang juga memiliki kedisplinan dalam bertahan. Selain memiliki keunggulan duel udara, Adelmund memiliki clearence yang cukup bagus. Apalagi, bek kelahiran Belanda tersebut sudah mengetahui karakter Persela.
‘’Adelmund ya bagus, kan di sini dengan suporter sudah dekat,’’ ujarnya.
Namun, manajemen belum memutuskan siapa yang bakal direkrut untuk menggantikan Marcio. Asisten pelatih Ragil Sudirman menyatakan, secara teknik, kewenangan untuk merekrut pemain lagi ada di tangan pelatih kepala. ‘’Yang tahu pelatih kepala,’’ ujarnya.
Sementara itu, Adelmund membalas pesan yang dikirimkan wartawan Jawa Pos Radar Lamongan melalui sosmed. Dia mengatakan belum mendapat tawaran dari manajemen Persela.
‘’Saat ini sedang free. Saya siap jika dipanggil manajemen ke Lamongan dalam waktu dekat,’’ katanya.
Dia mengaku menerima komen dari suporter via yang menginginkan dirinya untuk kembali ke Persela. ‘’Hehehe .... iya saya sudah terima beberapa messages dan komen-komen di sosial media. Mereka ingin saya kembali,’’ tuturnya.
Adelmund membuka diri untuk Persela karena dirinya sudah mengenal klub tersebut. Selain itu, loyalitas suporternya. Meski dia sudah hengkang dari Persela, suporter masih memberikan dukungan kepadanya.
‘’Saya kenal dengan Persela dan suporter Persela. Mereka selalu mendukung saya, dan selalu kasih cinta. Saya sudah setahun di Belanda, tapi support dari Persela masih ada,’’ tuturnya.
Adelmund juga mengaku pernah satu tim dengan Herry Kiswanto saat masih berkaus PSS Sleman.
‘’Iya, saya pernah sama Pak Herkis setengah tahun. Orangnya baik dan pelatih bagus dia. Tapi, sudah lama tidak pernah bertemu,’’ ujarnya.
Editor : Bachtiar Febrianto