Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Hardiknas, Pengawas Sriatun Ajak Guru dan Murid Terus Bertransformasi

M. Nurkhozim • Kamis, 7 Mei 2026 | 17:49 WIB
Dr. Sriatun, M.Pd
SEMANGAT : Pengawas SMK Cabdindik Bojonegoro-Tuban Dr Sriatun, M.Pd berfoto di IKN/Dok.Pribadi.

 

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro - Momentum Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) dimaknai sebagai pengingat pentingnya semangat belajar sepanjang hayat. Nilai-nilai yang diwariskan Ki Hadjar Dewantara dinilai tetap relevan untuk menjawab tantangan pendidikan di era modern.

Hal tersebut disampaikan Dr Sriatun, M.Pd. Pengawas SMK di Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jatim Wilayah Bojonegoro-Tuban.

Menurutnya, makna Hardiknas bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan dorongan untuk terus belajar, memiliki daya juang tinggi, dan tangguh menghadapi perubahan zaman.

“Semangat belajar harus terus dijaga. Menjalani pendidikan hingga jenjang S3 sambil bekerja sebagai pendidik dan mengurus keluarga tentu tidak mudah. Namun, di situlah makna pendidikan, yakni terus belajar tanpa meninggalkan kodrat dan tanggung jawab sebagai perempuan, ibu, sekaligus pendidik,” ujarnya.

Dia menilai, tantangan terbesar dalam mendidik siswa saat ini adalah menumbuhkan disiplin diri yang lahir dari kesadaran pribadi, bukan sekadar karena aturan sekolah. Selain itu, kesadaran akan tanggung jawab sebagai pelajar juga masih menjadi pekerjaan rumah yang perlu dibangun secara berkelanjutan.

Menurutnya, daya juang atau resiliensi siswa generasi saat ini juga perlu diperkuat melalui pembiasaan yang dilakukan bersama antara sekolah dan keluarga.

“Pendidikan tidak bisa berjalan sendiri. Sekolah dan keluarga harus bersinergi dan berkolaborasi untuk membentuk generasi yang tangguh,” kata Peraih Gempita Award Jatim 2024.

Sebagai pengawas pendidikan, dia menilai kemampuan guru dalam mengajar sejauh ini sudah cukup baik. Meski demikian, perkembangan zaman menuntut para pendidik terus melakukan penyesuaian dan peningkatan kompetensi.

Dia menekankan pentingnya sinkronisasi antara sekolah, dunia industri, dunia kerja, dan perguruan tinggi agar kemampuan guru tetap relevan dengan kebutuhan zaman.

“Guru harus terus melakukan upgrade kemampuan agar pembelajaran yang diberikan sesuai dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan masa depan,” tutur Finalis Inobel Tingkat Nasional itu.

Dalam peringatan Hardiknas tahun ini, dia juga memberikan pesan khusus kepada para guru dan siswa. Para pendidik diminta terus bertransformasi melalui refleksi diri dan semangat meningkatkan kompetensi. Sementara itu, para siswa diharapkan menjadi generasi yang baik dalam berpikir, bersikap, dan memiliki ketangguhan menghadapi perubahan yang berlangsung sangat cepat. (zim)

 

Editor : M. Nurkhozim
#Pendidikan #dinas pendidikan provinsi jatim #Cabdindik Bojonegoro Tuban