Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Hobi Berkebun Jadi Kunci Prestasi Sri Restu Wahyuningsih

M. Nurkhozim • Kamis, 30 April 2026 | 23:15 WIB
Sri Restu Wahyuningsih memperlihatkan buah jeruk hasilnya berkebun./Dok.Pribadi
Sri Restu Wahyuningsih memperlihatkan buah jeruk hasilnya berkebun./Dok.Pribadi

 

Berkebun sudah menjadi bagian hidup Sri Restu Wahyuningsih. Pengawas SMA di Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Bojonegoro–Tuban itu telah menekuni hobi berkebun sejak usia belia.

“Kebiasaan saya sejak kecil. Sampai saat ini masih terbiasa,” tutur wanita asal Desa Pacul itu.

Kini, hobi tersebut tidak hanya menjadi pengisi waktu luang, tetapi juga menjadi kegiatan bermanfaat yang berdampak positif. Bahkan, mengantarkannya meraih sejumlah penghargaan di tingkat kabupaten maupun provinsi.

Salah satu yang ia kampanyekan adalah gaya hidup hemat atau frugal living. Hal itu ia mulai dengan menanam sayuran di halaman rumahnya. Restu menyulap halaman rumah menjadi kebun sayur dan buah. Saat butuh sayuran untuk dimasak, tinggal ambil. Dengan begitu hidup jadi lebih hemat.

Hobi berkebun di halaman rumah itu juga ia tularkan ke lingkungan sekitar dengan mengajak ibu-ibu PKK.

“Berkat itu, pada 2008 saya meraih juara pertama inovasi lingkungan tingkat kabupaten,” tuturnya.

Sebagai pengawas sekolah, ia juga menularkan konsep frugal living kepada guru dan kepala sekolah. Sekolah pun bersemangat membuat kebun. Tidak jarang, guru dan kepala sekolah menyusun karya tulis bertema frugal living atas arahan Restu dan berhasil meraih prestasi.

Konsep frugal living ala Restu ini dimulai dengan menanam sayuran dan buah di sekitar rumah. Dengan demikian, saat memasak atau ingin mengonsumsi buah tidak perlu membeli karena bisa langsung memetik dari rumah.

Jika tidak memiliki halaman, kegiatan tersebut dapat dilakukan menggunakan pot dengan perawatan yang lebih intensif. “Saya juga memanfaatkan pekarangan rumah untuk berkebun sayur dan buah,” tuturnya.

Setidaknya, Restu telah meraih empat penghargaan berkaitan dengan hobinya berkebun. Yakni, Juara I Inovasi Lingkungan tingkat Kabupaten Bojonegoro tahun 2008, peringkat II Pengawas Sekolah Inovatif dalam ajang Jambore GTK Hebat 2024 BBGP Provinsi Jawa Timur, Juara III Pengawas Sekolah Inspiratif dalam ajang Gempita Award 2024 Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, serta peringkat II Pengawas Sekolah Transformatif dalam Ajang Apresiasi GTK 2025 BBGTK Provinsi Jawa Timur. (zim)

 

Editor : M. Nurkhozim
#Frugal Living #bojonegoro #DLH Bojonegoro