BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Berawal dari membaca koleksi buku sang kakak, membuat Siti Nuriyah hobi membaca sejak duduk di bangku SMP. Ketua Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak (IGTK) Kecamatan Ngasem tersebut suka membaca buku fiksi sejak remaja.
Namun, pada 2008 beralih ke bacaan nonfiksi. ‘’Sejak diangkat menjadi aparatur sipil negara (ASN), beralih ke bacaan nonfiksi. Menyesuaikan dengan kebutuhan juga,’’ ujar Pengurus PKK Pokja II Kecamatan Ngasem tersebut.
Selain sebagai Guru di TK Dharma Wanita Desa Sendangharjo, Kecamatan Ngasem, Nur sapaannya, juga menjadi guru di Taman Pendidikan Qur’an (TPQ). Meski menjadi guru bukan cita-cita awal, namun ia merasa senang bisa menjadi pendidik.
‘’Cita-cita menjadi penyuluh agama. Bahkan, buku-buku yang saya baca juga banyak bertema agama,’’ tuturnya.
Nur menuturkan, menjadi guru sangat seru. Apalagi guru TK, bisa membuat awet muda. Ia bangga bisa mencerdaskan anak-anak di lingkungannya. ‘’Menjadi guru untuk kebermanfaatan dan bisa mewarnai hidup,’’ katanya. (ewi/msu)
Editor : M. Yusuf Purwanto