“Ternak sapi sejak 2018 dan budidaya cacing sutera 2021,” ungkapnya kepada Jawa Pos Radar Bojonegoro.
Yadi sapaannya, ingin memberikan manfaat pada masyarakat dengan berternak. Mulai dari memberi manfaat kepada masyarakat sekitar yang membutuhkan pekerjaan. Hingga membantu para petani untuk mengurangi pupuk dari pabrikan.
“Karena kohe (kotoran hewan) dan urine dari ternak bisa dimanfaatkan sebagai pupuk,” terang Ketua Dekopin Bojonegoro itu.
Peternakan Yadi juga sering dikunjungai para pelajar. Khususnya anak-anak usia dini. Siswa PAUD hingga teka melihat secara langsung kelinci dan lele.
“Juga menambah pertemanan dan persaudaraan karena dengan beternak bisa bermitra dengan para peternak lainnya baik di Bojonegoro maupun Tuban,” jelas Ketua Mitra Produksi Sigaret Seluruh Indonesia (MPSI) itu. (irv/msu) Editor : M. Yusuf Purwanto