Meilisa Ismatul Hawa, Gemar Berparas Sejak Kecil

Dewi Safitri • Dipublikasikan Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:30 WIB
Meilisa Ismatul Hawa, Gemar Berparas Sejak Kecil
Meilisa Ismatul Hawa, Gemar Berparas Sejak Kecil

BAGI Meilisa Ismatul Hawa, make-up bukan sekadar aktivitas mempercantik. Hobi itu sudah dikenal sejak kecil dan hingga kini masih menjadi kesenangan yang terus diasah secara otodidak.

Perempuan 20 tahun itu mulai mengenal aktivitas paras wajah sejak SD. Kala itu, sering bermain make-up bersama saudara menggunakan peralatan seadanya. Dari permainan sederhana tersebut, rasa penasaran terhadap dunia rias justru semakin tumbuh.

Ketertarikannya semakin kuat setelah melihat orang-orang dirias untuk berbagai acara. Perubahan penampilan sebelum dan sesudah menggunakan make up membuatnya tertarik mencoba sendiri.

“Kalau sudah selesai make up itu bisa bikin orang jadi lebih cantik dan lebih pede,” celetuknya.

Baca Juga: Echa Almas Nabila: Tilawah sebagai Hobi Menyenangkan

Mahasiswi S-1 Administrasi Publik tersebut kini belajar melalui berbagai tutorial, kemudian mempraktikkannya sendiri. Hasilnya tidak selalu sesuai harapan. Ia pernah mengalami kegagalan saat merias wajah untuk acara kelulusan SMA. Bagian alis justru membuatnya panik karena disebutnya mirip alis Sinchan.

Pengalaman lebih emosional juga pernah terjadi ketika hasil riasan yang dibuat untuk sebuah acara tidak sesuai bayangan. Meilisa sampai menangis karena kecewa.

Meski begitu, pengalaman tersebut tidak membuatnya kapok. Justru dari kegagalan, ia semakin memahami bahwa kemampuan merias membutuhkan latihan.

“Buat saya make up bukan cuma soal pengen kelihatan cantik, tapi juga suka proses nyoba, belajar, gagal, terus coba lagi,” tuturnya.

Mei-mei, begitu dia akrab disapa, akan terus meningkatkan kemampuan. Meski cita-cita menjadi MUA yang pernah terpikirkan belum terwujud, ia berharap suatu hari bisa menghasilkan riasan yang membuat dirinya takjub dengan karya sendiri. (ewi/msu)

Editor : Farhan Reza Ardiansyah
she make-up Hobi MUA mahasiswi