AKHIR-akhir ini Nanin Verina Widya Putri mulai memprioritaskan diri sendiri sebelum orang lain. Sebelumnya Verina mempunyai pemikiran harus orang lain dulu yang dibantu. Namun setelah dewasa pemikiran itu berubah seiringnya pengalaman yang didapat.
"Harus bantu diri sendiri sebelum membantu orang lain, harus memenuhi kebutuhan sendiri sebelum memberikan itu kepada orang lain. Sehingga maksimal untuk membantu orang lain,” ungkap dosen asal Desa Panjang, Kecamatan Kadungadem itu.
Selama menerapkan prinsip tersebut hidup Verina lebih damai, menyenangkan, nyaman, dan ringan. Selain itu, terbiasa memilih dan memillah hal perlu dipikirkan mana yang tidak.
‘’Jadi efeknya jangka panjang untuk integritas kita. Juga sekarang pelan-pelan sudah bisa menjadi orang yang tidak enakan,” jelas dosen Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (Unugiri) Bojonegoro tersebut.
Beberapa kebiasaan memprioritaskan diri yang sering lakukan Verina yaitu menjaga kesehatan diri sendiri. Sekecil jogging di pagi hari, memilih untuk menolak ajakan temen nongkrong malam kalau kondisi badan tidak bugar. Hingga memilih membeli hadiah untuk diri sendiri yang bagus.
‘’Menghargai bahwa diri sendiri tidak kalah berharga,” jelas dosen 30 tahun itu.
Dengan banyaknya aktivitas akademik sebagai dosen, kepala pusat publikasi, dan rumah jurnal, verina harus bisa memprioritaskan diri senditi dulu sebelum menjalankan amanah yang diberikan. Tentu memprioritaskan bukan dalam konotasi negatif, memprioritaskan diri berarti merawat diri, pikiran, dan hati agar bisa memberikan kinerja yang maksimal untuk melayani civitas akademika di kampus. (irv/msu)
Editor : Yuan Edo Ramadhana