Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Yuk

Azka Laila Nabila: Berawal Membantu di Dapur

Yuan Edo Ramadhana • Rabu, 15 April 2026 | 10:00 WIB
(ISTIMEWA/RADAR BOJONEGORO)
(ISTIMEWA/RADAR BOJONEGORO)

 

TIDAK semua hobi datang dari rencana. Bagi Azka Laila Nabila, ketertarikan membuat kue justru tumbuh dari kebiasaan membantu di dapur, bukan dari keinginan sejak awal.

Perempuan 19 tahun itu mulai mengenal dunia baking sejak 2019. Saat itu masih duduk di bangku SMP. Dimulai dari permintaan membantu tantenya yang tengah keteteran kebanjiran pesanan kue.

Awalnya hanya mengerjakan bagian sederhana seperti menghias. Namun, gadis asal Desa Sukorejo, Kecamatan Bojonegoro  kota itu perlahan ikut membuat adonan hingga memahami detail proses pembuatan kue.

“Awalnya hasilnya belum maksimal, terutama dari segi estetika,” ujarnya.

Dari situ, ia justru tertantang untuk belajar lebih jauh. Mahasiswi Teknik Industri Universitas Bojonegoro tersebut mulai mencoba berbagai resep, mengenali karakter bahan, hingga menikmati proses ketika adonan berubah menjadi kue siap saji.

Pengalaman di dapur juga tidak selalu mulus. Pernah mengalami kejadian tak terduga saat membantu di bulan Ramadan. Di tengah banyaknya pesanan, terjadi kesalahan bahan.

“Tepung terigu malah tertukar dengan tepung beras, akhirnya kue yang dipanggang tidak jadi,” kenangnya.

Kejadian itu menjadi pelajaran penting tentang ketelitian dalam baking. Hal kecil bisa berdampak besar pada hasil akhir.

Selain itu, Azka, sapaannya sangat menikmati ketika menghias kue kering. Mulai dari mencetak, memberi topping, hingga menunggu hasil matang dari oven.

Baginya, kepuasan terbesar datang saat orang lain menikmati hasil buatannya. Senyum dari pelanggan atau orang terdekat menjadi nilai lebih yang tidak tergantikan.

“Saya senang ketika orang tersenyum setelah mencicipi kue buatan saya,” ucapnya.

Ia juga sempat merasakan masa sulit saat pandemi Covid-19, ketika pesanan menurun. Namun kondisi itu perlahan membaik setelah 2021.

Kini, dari dapur sederhana di rumahnya mulai menata rencana lebih besar. Ingin mengembangkan kemampuannya, bahkan membuka kafe dengan konsep kekinian yang dekat dengan anak muda.

Dari sekadar membantu, hobi itu kini berubah menjadi peluang yang terus ia kembangkan. (kam/msu)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#kue #kafe #baking #Hobi #mahasiswi