Daerah Ekonomi Esai Gemas Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Mbakyu Nasional Opini Pembaca Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Weekend Yuk

Sofia Octa Violla: Menempa Diri di Organisasi

Hakam Alghivari • 2026-03-26 10:00:00

ISTIMEWA/RADAR BOJONEGORO
ISTIMEWA/RADAR BOJONEGORO

 

BAGI Sofia Octa Violla, bangku kuliah bukan hanya tempat belajar teori, justru menemukan ruang untuk memahami ide, keputusan, dan kepemimpinan yang berdampak orang lain.

Mahasiswi 19 tahun ini menaruh minat pada dunia organisasi, kepemimpinan, serta isu sosial dan pemerintahan. Ketertarikan itu mulai tumbuh sejak ia aktif mengikuti kegiatan kampus.

“Bermula sejak menjadi mahasiswa, ketika saya mulai aktif mengikuti kegiatan organisasi di kampus,” tutur Octa.

Rasa ingin tahu menjadi pintu awal. Ia ingin memahami bagaimana sebuah organisasi berjalan dan bagaimana keputusan yang diambil dapat memengaruhi banyak pihak. “Awalnya dari rasa ingin tahu tentang bagaimana sebuah organisasi berjalan dan bagaimana keputusan yang diambil bisa berdampak pada banyak orang,” katanya.

Selama di kampus, Octa aktif di Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) dan juga pernah mengikuti Program Kreativitas Mahasiswa (PKM). Dari sana, ia tidak hanya belajar teori, tetapi juga praktik langsung dalam bekerja sama dan menyusun program.

“Dari pengalaman tersebut saya belajar banyak seperti kerja sama tim, diskusi, dan menyusun program,” tuturnya.

Bagian yang paling ia nikmati adalah ketika proses diskusi. Saat ide-ide dari segala penjuru insan dipertemukan serta menggali solusi bersama.

Meski begitu, perjalanan tersebut tidak lepas dari tantangan, terutama dalam membagi waktu antara kuliah dan organisasi. “Namun dari situ saya belajar untuk lebih disiplin,” katanya.

Ke depan, gadis asal Desa Kayulemah, Kecamatan Sumberrejo itu menargetkan dapat berkarier di dunia korporat maupun terlibat di bidang politik. Baginya, pengalaman organisasi yang dijalani saat ini menjadi bekal awal untuk berkontribusi lebih luas dalam pembangunan masyarakat.

Dirinya juga menekankan pada diri sendiri, dalam hidup kita harus berani mencoba dan mengambil resiko. “Dari situ kita bisa belajar banyak hal dan menemukan peluang untuk berkembang,” pungkasnya. (kam/msu)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#PKM #keputusan #sumberrejo #program #mahasiswi #UKM #organisasi #teori