Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Yuk

Dian Ayu Rahmania: Tekuni Desain dari Tren TikTok

Hakam Alghivari • Selasa, 10 Maret 2026 | 09:30 WIB

 

Photo
Photo

TREN di media sosial sering datang dan pergi. Namun, bagi Dian Ayu Rahmania, salah satu tren justru menjadi awal perjalanan mengenal dunia desain.

Perempuan 19 tahun asal Desa Banaran, Kecamatan Malo, Kabupaten Bojonegoro itu mulai tertarik mengedit sejak masih duduk di bangku SMP.

Awalnya, mahasiswi manajemen ritel tersebut hanya mengikuti tren video “jedag-jedug” yang sempat populer di TikTok.

Rasa penasaran membuatnya mencoba berbagai aplikasi edit seperti Alight Motion.

Dari situ, ketertarikannya berkembang hingga akhirnya mengenal dunia desain, khususnya typography.

“Aku awalnya cuma ikut tren saja, tapi ternyata mengedit dan mendesain itu seru,” ujarnya.

Seiring waktu, ia mulai mempelajari berbagai aplikasi desain. Mulai dari Phonto, PixelLab, VSCO, Lightroom, hingga Canva.

Ia juga sempat mencoba menggunakan CorelDraw untuk memperdalam kemampuannya.

Ketertarikan tersebut perlahan berkembang menjadi hobi yang terus ia tekuni hingga sekarang.

Baginya, proses mencari ide dan referensi menjadi bagian paling menarik dalam mendesain.

“Bagian yang paling aku suka itu saat mencari ide dan referensi. Dari situ desain bisa berkembang jadi karya,” katanya.

Baca Juga: Lintang Naura Wijaya: Biasa Bangun Subuh

Dian, sapaannya, selama menekuni hobi tersebutl juga sempat terlibat dalam berbagai kegiatan yang berkaitan dengan desain.

Saat SMA, ia pernah menjadi bagian dari tim publikasi dan dokumentasi (PDD) dalam sebuah kepanitiaan.

Ia juga mengikuti program double track yang mengajarkannya membuat berbagai desain, seperti kartu pelajar hingga undangan. Meski terlihat menyenangkan, proses mendesain juga memiliki tantangan tersendiri.

Salah satunya ketika harus menyelesaikan pekerjaan dalam waktu terbatas atau dikejar tenggat.

Ia bahkan pernah mengalami kejadian ketika file desain yang sudah selesai tiba-tiba hilang, sehingga harus membuat ulang dari awal dalam waktu singkat.

Dia berharap kemampuannya terus berkembang dan dapat menghasilkan karya desain yang lebih baik dari sebelumnya di masa mendatang. (kam/bgs)

Editor : Bhagas Dani Purwoko
#kartu pelajar #tiktok #Rasa Penasaran #double track #tren #media sosial #desain