MEMBACA dan menulis digandrungi Aurellia Renata, pelajar akrab disapa Aurel ini mengaku mulai tertarik dengan buku saat awal masuk sebagai siswa MAS yang berlokasi di Desa Talun, Kecamatan Sumberrejo.
Ketika pandemi dan bosan dengan kegiatan monoton hingga mencoba hal baru dengan berkutat dengan buku.
"Keseharian berputar pada aktivitas rumah, belajar secara daring, dan membaca buku akhirnya membuatku berani melangkah keluar zona nyaman," kata pelajar Madrasah Aliyah Swasta (MAS) Islamiyah Attanwir Bojonegoro itu.
Awalnya Aurel sekadar membaca di salah satu platform daring yang menyediakan opsi ke publik membuat komunitas membaca, menulis cerita, dan menciptakan interaksi sesama orang dengan hobi yang sama.
Dari situ, kata pelajar kelas 12 itu, dilanjutkan mendalami banyak tulisan dan menyelesaikan sejumlah buku di perpustakaan membuat merasa kemampuan meningkat.
Bahkan, karena ketertarikannya dengan tulisan, ia juga bergabung organisasi kelompok ilmiah remaja (KIR). Belajar banyak hal tentang kepenulisan. Juga, membuatnya mencoba genre baru seperti nonfiksi.
Serta, ikut beberapa lomba seperti Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) Universitas Airlangga (Unair) dan LKTIN Bersuara Competition Universitas Gadjah Mada (UGM) 2025. Meski belum sampai jadi juara.
"Di sela kegiatan sekolah yang banyak di luar jaringan, aku sesekali menyempatkan singgah di perpustakaan. Pada tahun kedua aku menekuni dunia membaca dan menulis, kemampuan analisisku meningkat. Kadang aku memilih metode diskusi untuk menyuarakan pendapat dan bertukar pikir tentang fenomena yang terjadi. Metode ini melatih otakku berpikir kritis dan mampu menganalisis landasan teori yang relevan," ujar pelajar asal Kecamatan Kanor itu. (yna/msu)
Editor : Yuan Edo Ramadhana