MELAKUKAN banyak kegiatan dalam sehari tak jarang membuat pikiran jenuh. Butuh media untuk meluapkan, salah satunya melalui hobi atau aktivitas yang disukai. Misalnya menulis. Seperti yang dilakukan Nurul Hidayah Arum.
Perempuan kerap disapa Hidayah ini tidak hanya sibuk menempuh pendidikan di perguruan tinggi. Tapi, juga belajar di pondok pesantren (ponpes) dan melakukan kegiatan sesuai khidmah atau bidang diambilnya. "Kegiatan saat ini masih mondok di Pesantren Annur Kecamatan Montong, Tuban," ucap mahasiswi IAI Al-Fatimah Bojonegoro itu.
Dia mengungkapkan, kegiatannya dimulai pagi hari dengan mengkaji kitab kuning sampai pukul 11.40 kemudian melipat baju di tempat laundry pakaian santri selepas dzuhur. Dilanjutkan mengajar madin setelah ashar.
"Dan, setelah maghrib mengkaji kitab kuning lagi, setelah isya juga. Kalau dari kesibukan ini kok bisa sambil kuliah karena juga biasanya pembelajarannya online," ucap mahasiswi jurusan Prodi Psikologi Islam itu.
Di sela kesibukannya itu, dia mengaku sering melakukan hobinya, menulis. Karena baginya, itu membuat jiwa lebih tenang dan lebih mudah mengontrol emosi. "Melampiaskan emosi pada tulisan bukan lingkungan sekitar," tuturnya.
Hidayah mengatakan, tulisannya bukan perihal alur cerita seperti novel atau buku-buku pelajaran. Susunan kata yang ia tulis merupakan kegiatan yang dilakukan saat itu. Baik suka, duka, maupun harapan. Selain menulis ia juga senang membaca.
"Apa yang kita tulis tersebut bida mengevaluasi yang kurang. Ini sering banget aku lakukan saat senggang. Aku juga suka baca buku, tapi bukan buku pelajaran," ucapnya tersenyum. (yna/msu)
Editor : Yuan Edo Ramadhana