TAK sedikit mahasiswa memanfaatkan waktu luangnya untuk upgrading skills atau meningkatkan keterampilan. Dari mengambil kerja paro waktu di sebuah kafe hingga mengajar di pondok pesantren (ponpes). Seperti pilihan Nabila Nurin Najwa.
Ia mengaku, kegiatannya tidak sebatas kuliah saja. Namun, juga mengajar di Ponpes Assalam Kecamatan Bangilan, Kabupaten Tuban. ’’Kegiatan sehari-hari selain kuliah sih ngajar. Biasanya juga kalau setelah maghrib ngisi waktu sambil ngelesin adik-adik SD yang satu yayasan sama ponpes,” kata Nabila.
Dia mengungkapkan rasa senangnya bisa mengajar di ponpes. Bahkan, mengisi mata pelajaran (mapel) umum dan khusus pondok, mutholaah dan tamrin. ’’Itu semacam Bahasa Arab. Meski enggak sesuai sama jurusan kuliah sekarang. Tapi, enggak papa banget loh beda jurusan. Soalnya seperti kita belajar ilmu baru,” kata mahasiswi Prodi IPA IAI Al-Fatimah itu.
Namun, lanjut dia, meski sibuk kuliah dan mengajar tetap menyempatkan melakukan hobinya. Touring dan menikmati segelas es coklat. Bagi dia, kegiatan ini sangat menyegarkan pikiran. ’’Apalagi ditemenin es coklat, ngangenin, dan nyenengin banget sih. Kalau touring tu maksudnya lebih ke jalan-jalan naik motor ntah ke mana atau cuma keliling deket aja gitu,” ucap dia.
Perempuan 20 tahun itu menambahkan, biasa jalan-jalan ke daerah sekitar rumahnya. Misal Air Terjun Nglirip, sawah, hingga pemandian air hangat. Niatnya, kata dia, ingin ke gunung-gunung tapi belum ada temannya. ’’Jadi, planning dulu semoga kesampaian,” harap Nabila. (yna/bgs)
Editor : Yuan Edo Ramadhana