UNTAIAN kata tersusun rapi membentuk novel genre drama. Meski baru memulai sejak 5 Juli 2025 lalu, namun Adeline Aisya Az-zahra Hidayat telah menemukan nyaman pada hobi yang baru diselami tersebut.
Baginya, suatu kebahagiaan saat bisa mencurahkan beberapa pengalaman yang semula hanya bisa dipendam sendiri.
“Awalnya hanya menulis untuk mengisi waktu luang. Kini, mampu merasakan perasaan karakter yang dibuat hingga terasa masuk di dunia tersebut,” kata alumni S-1 Perikanan dan Kelautan Universitas Airlangga (Unair) tersebut.
Perempuan akrab disapa Adeline itu menceritakan, kesenangannya dalam menonton drama korea membuat adanya perasaan yang tidak puas. Ketika ending dalam drama tersebut menggantung.
Kemudian timbul keinginan untuk memberikan alur cerita tersendiri. Mendapat saran dan dukungan dari temannya yang juga seorang penulis. Sehingga, memutuskan untuk mendalami dunia kepenulisan.
“Sukanya kalau imajinasi bisa tersampaikan. Duka saat ide muncul tidak pasti dan terkadang mengikuti mood penulis,” terang gadis 25 tahun tersebut.
Perempuan tinggal di Jalan Sawunggaling, Kabupaten Bojonegoro tersebut berharap, bisa menjadi penulis yang memiliki gaya tersendiri. Berkembang hingga memiliki beberapa novel.
“Seperti teman penulis yang mengajak untuk memasuki dunia kepenulisan, yaitu Intan Resvilani,” pungkasnya. (ewi/msu)
Editor : Bhagas Dani Purwoko