MENJADI salah satu pemain tim bola lantai putri Bojonegoro yang meraih medali emas eksebisi Porprov 2025 membuat Azzah Sahlaa Syafiqoh merasa bangga.
Padahal baru sekitar tiga bulan menekuni olahraga bola lantai. Namuh latihan keras dan kerja sama dengan pemain lain mampu membuahkan prestasi.
Sahlaa menjalani latihan rutin dua kali seminggu sebelum menghadapi Porprov di Malang Raya. Mulai dari latihan fisik maupun teknik. Termasuk latihan ketahanan, kelincahan, hingga aerobik untuk mempersiapkan diri.
‘’Latihan teratur tidak pernah berhenti program fisik yang ditentukan pelatih. Juga teknikdan peraturan yang ada di bola lantai,” ungkap mahaisiwi 19 tahun tersebut.
Mahasiswi asal Desa/Kecamatan Purwosari tersebut sempat merasa lelah dengan rutinitas latihan. Terlebih bola lantai tergolong olahraga cepat yang melelahkan. Belum lagi pemahaman teknik,taktik dan peraturan.
‘’Termasuk olahraga baru dan menekuni bola lantai baru tiga bulan,” jelas mahasiswi Unugiri Bojonegoro tersebut.
Sahlaa bertekad memajukan dan lebih memperkenalkan olahraga bola lantai ke masyarakat Bojonegoro. Selain itu ingin terus berprestasi sebagai atlet bola lantai. (irv/msu)