MENJADI perempuan mandiri dan berdaya merupakan sebuah pilihan. Tidak terpaku satu kegiatan namun ingin selalu berkembang. Layaknya Eka Hesti Wulandari, perempuan asal Desa Sumbertlaseh, Kecamatan Dander yang memutuskan membuka usaha di sela bekerja di pemerintahan.
Perempuan kerap disapa Hesti ini tengah menekuni dunia bisnis kue tradisional hingga kekinian. Bermula saat hamil dan tertarik membuat kue di 2020 lalu.
“Awal mula hobi waktu hamil sampai sekarang. Tapi, kalau ada pesanan saja. Sebenarnya memang dari kecil suka bantu ibu buat kue,” ucap perempuan 29 tahun itu.
Dia mengungkapkan, ibunya sudah membuat kue dari masa remaja dan dititipkan di sekolah-sekolah, warung, hingga menerima pesanan takjil saat Ramadan.
Usaha itu, kata dia, berlanjut hingga menikah dan memiliki anak. Itu membuatnya tertarik membantu dan juga menekuni dunia bisnis kue.
Perempuan pernah mengajar di Malaysia itu melanjutkan, terus memelajari resep kue. Dari yang tradisional hingga kekinian. Tak jarang ikut membuat cake atau kue yang sedang viral. Biasa nyari resep dari Youtube.
“Kalau resep kue tradisional gitu dari ibu jaman dulu ya. Kalau cake yang kekinian seperti brownies, pizza, pudding, dessert atau milkbun yang viral kemarin cari resep dari Youtube,” imbuh lulusan IKIP PGRI Bojonegoro itu. (yna/msu)