SEJAK duduk di bangku perkuliahan, Silvia Zahrotul Jannah tertarik menulis opini untuk menuangkan gagasan pribadi. Bukan sekadar menuangkan gagasan, Silvia ingin menggugah kesadaran masyarakat melalui opini karyanya.
’’Awalnya, hanya menulis untuk tugas, tetapi kemudian sadar bahwa menulis adalah cara yang efektif untuk menyampaikan ide dan berdialog dengan sesama,” ungkap mahasiswi asal Desa Simorejo, Kecamatan Kanor.
Terlebih isu pendidikan dan sosial menjadi aspek yang sering menjadi ide opini yang ditulis mahasiswi Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (Unugiri) Bojonegoro tersebut. Kedua isu tersebut bersinggungan langsung dan berdampak pada masyarakat.
’’Ingin tulisan saya menjadi inspirasi bagi pembaca untuk lebih peduli terhadap isu-isu penting di sekitar mereka. Sehingga, memberikan pandangan yang bermanfaat dan menggugah kesadaran masyarakat” jelas mahasiswi 20 tahun itu.
Silvia tertantang untuk membuat karya opini yang ditulis mampu dipahami dan menggugah kesadaran masyarakat. Namun, terkadang karya dibuat tidak sepenuhnya dipahami dan diterima pembaca. Sehingga, ingin terus belajar dan memperbaiki kesalahan dalam penulisan opini.
’’Dengan menulis, merasa memiliki kesempatan untuk berkontribusi terhadap perubahan positif, terutama di bidang yang ditekuni, yaitu pendidikan,” terang mahasiswi jurusan Pendidikan Bahasa Inggris itu. (irv/bgs)
Editor : Yuan Edo Ramadhana