DARAH seni Tasya Syafa Salsabiella mengalir dari kedua orang tuanya, perempuan 24 tahun tersebut juga memiliki bakat di bidang seni sejak kecil. Mulai dari menyanyi, menari, hingga melukis.
‘’Suka seni karena bakat dan genetik dari orang tua,’’ ujar alumni S-1 Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Malang tersebut.
Seni telah menjadi bagian dari hidup Tasya sejak kecil. Bahkan, tak jarang tampil di beragam pentas seni sejak masih SD, SMP, SMP, hingga di bangku perguruan tinggi. Tak jarang juga, ia mengikuti lomba band atau solo vocal saat menjadi mahasiswa.
Bahkan, pernah mengikuti audisi Indonesian Idol. Meskipun belum lolos hingga babak di Jakarta, namun senang karena mendapat pengalaman berharga yang memberikan semangat untuk terus berkarya. Terlebih, sempat diajak shooting vidio Indonesian Idol.
‘’Momen berkesan saat diminta oleh Wakil Dekan untuk menyanyi di acara wisuda saya. Selain itu, pernah mengikuti lomba di MCP Malang dan meraih juara harapan 1,’’ kata perempuan tinggal di Perum Wisma Indah Baru tersebut.
Bagi Tasya, menyanyi dan menari bukan hanya sekadar hobi. Tapi merupakan cara untuk mengekspresikan diri. Melalui nyanyian dan tarian, bisa berbagi perasaan atau cerita dengan cara unik.
Dia mengatakan, semua hobi yang dilakukan memberikan banyak kenangan berharga. Terutama ketika bisa mewakili sekolah atau komunitasnya di berbagai ajang hingga berhasil memenangkan penghargaan. ‘’Saya ingin menjadi wanita yang berkarir dan sukses dalam segala hal. Harapan terbesar saya, bisa membuat orang tua bangga dan bahagia,’’ pungkasnya. (ewi/msu)
Editor : Yuan Edo Ramadhana