MENJALIN komunikasi dengan banyak orang menjadi hal menarik dan selalu dilakukan Rizkun Navi’a Darojah. Perempuan asal Desa Kunci, Kecamatan Dander ini merasa keterampilan bersosialisasi merupakan hal penting.
Itu ia tunjukkan dengan aktif bergabung dengab organisasi kepemudaan Pramuka sejak duduk di bangku sekolah dasar (SD). ’’Bersosialisasi ini sudah aku terapkan sejak kecil. Karena diajari keluarga, bahwa bersosial itu penting. Meski sebenarnya aku tipe introvert atau tertutup,” ungkap Rizkun.
Dia menuturkan, urusan bersosialisasi dan meningkatkan keterampilan komunikasi dilakukan dengan aktif mengikuti organisasi. Baik sejak SD hingga saat ini. Ia menyampaikan, ketika mahasiswa aktif tergabung di organisasi Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII).
Menurut perempuan 27 tahun itu, ada yang kosong dan hampa ketika tidak tergabung dalam organisasi. ’’Rasanya seperti mati, kalau ngga gabung organisasi,” ucapnya di salah satu warung kopi yang terletak di Desa Kalianyar, Kecamatan Kapas.
Saat ini, lanjut dia, tengah aktif dan fokus mengawal isu perempuan dan anak. Dan, tergabung di Aliansi Perlindungan Perempuan dan Anak (APPA) Bojonegoro. Bahkan, dia mengatakan, pernah mengawal kasus atau mengadvokasi kasus kekerasan dan perceraian yang baru selesai sekitar dua minggu terakhir.
’’Banyak masalah bila membahas terkait perempuan dan anak. Seperti perkawinan anak ini juga masalah yang kompleks. Makanya, aku terjun di dunia ini. Mengawal isu perempuan dan anak,” pungkas perempuan berprofesi guru pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) di SDN Ledok Kulon I, Kecamatan Bojonegoro itu. (yna/bgs)
Editor : Yuan Edo Ramadhana