Belajar bagi sebagian orang mungkin hal membosankan. Namun, berbeda dengan perempuan asal Desa Talun, Kecamatan Sumberrejo satu ini, Eka Fitria Mellinia. Perempuan 23 tahun itu justru suka belajar terutama seputar hal yang bertentangan latar belakang atau jurusan diambilnya ketika kuliah.
’’Untuk mengisi waktu luang, kalau ada kesempatan aku belajar hal yang bertentangan denganku. Maksudnya, selain belajar Bahasa Indonesia dan Daerah,” ungkap Mellin sapaan akrabnya.
Dia melanjutkan, lebih fokus pada dunia digital ketika mempelajari hal baru. Mulai dari digital marketing, Microsoft Excel, UI dan UX Designer, hingga graphic design. Kursusnya pun diambil dari lembaga dan instansi.
Seperti Ruang Guru sampai Universitas Mekari. ’’Pengalaman belajar ini bisa diakses atau dilihat di akun Linkedin milikku,” jelas alumni mahasiswi Universitas Negeri Malang itu. Namun, tambah Mellin, kegiatannya untuk terus menjajal hal baru di dunia digital tidak bisa sesering sebelumnya.
Karena, saat ini tengah fokus menyelesaikan studi pendidikan profesi guru (PPG) di Universitas Wijaya Kusuma (UWK) Surabaya. ’’Mungkin setelah PPG, ada waktu luang lagi bisa melanjutkan pembelajaran atau pelatihan. Khususnya, yang berbasis online,” katanya.
Selain itu, dia mengungkapkan, juga memiliki hobi bersepeda. Dilakukan ketika merasa penat khususnya di pagi hari dan akhir pekan. Ia mengaku, biasanya bersepeda bersama adik. Namun, tidak jarang juga melakukannya seorang diri. (yna/bgs)
Editor : Hakam Alghivari