SEJAK usia 5 tahun, Anti Nabila sudah gemar dunia tarik suara. Meski saat ini tengah menimba ilmu sebagai mahasiswi di Fakultas Tarbiyah, tak membuat suara emasnya redup. Mahasiswi Universitas Sunan Giri (Unugiri) Bojonegoro itu, masih aktif menyanyi hingga kini.
‘’Dari kecil sudah sering nyanyi, akhirnya jadi hobi dan bisa dibilang ada bakat juga, jadi akhirnya aku belajar bermusik khususnya dalam bidang tarik suara,” cerita perempuan kelahiran 10 Juni 2004 itu.
Selama kuliah, referensi musiknya kian bertambah. Meski awalnya hanya memelajari lagu pop. Kini mulai memelajari tembang Jawa. ‘’Aku belajar (tembang jawa) baru-baru ini, karena kebetulan waktu itu ada lomba menyanyi lagu jawa sampai akhirnya aku belajar,” ungkap perempuan berjilbab itu.
Meski duduk di semester empat Fakultas Tarbiyah, tak membuat redup jiwa seni dalam dirinya. Bahkan, bercita-cita menekuni dua bidang yakni akademisi sebagai guru dan musisi di dunia tarik suara.
‘’Harapannya ingin menjadi guru dan musisi, keduanya bisa selaras kalau kita ingin tekun belajar baik dalam mengajar ataupun menjadi musisi,” terangnya.
Namun, dirinya menyadari akan usia yang masih cukup muda dan tidak menutup kemungkinan memiliki keinginan lain di kemudian hari, sebab berpedoman bahwa ‘impian itu sifatnya dinamis’.
Terlebih, diberi kebebasan orang tua berkegiatan di kampus. ‘’Bahkan untuk saat ini aku mengikuti beberapa unit kegiatan mahasiswa (UKM) di kampus supaya dapat belajar beroganisasi,” pungkasnya. (dan/msu)
Editor : Yuan Edo Ramadhana