RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Pelaksanaan geladi bersih tes kemampuan akademik (TKA) jenjang SD/MI dan SMP/MTs tak berjalan mulus kemarin (9/3).
Geladi bersih hari pertama tersebut terkendala server pusat yang mengalami gangguan.
Sehingga, peserta di sesi 2 dan 3 tidak bisa menjalani geladi bersih. Akibat gagal masuk akun hingga token tak muncul.
Sementara, untuk peserta sesi 1, masih bisa menjalani geladi bersih hingga selesai. Terlebih gangguan server mulai terjadi sekitar pukul 09.00 WIB.
Kepala MTsN 5 Bojonegoro Ali Mujahidin mengatakan, simulasi sesi 1 bisa berjalan. Sedangkan, di sesi 2 server down.
Sehingga, peserta geladi bersih gagal login ke akun. ‘’Sesi 2 server down,” ungkapnya.
Kepala SMPN 1 Bojonegoro M. Munir mengatakan, geladi bersih hanya bisa untuk sesi 1. Sesi berikutnya sudah tidak bisa.
Kemungkinan gangguan dari pusat. ‘’Sesi 1 oke, sesi 2 login juga lancar, tapi menunggu token tidak muncul. Dari tim teknis diperkirakan server pusat,” jelasnya.
Terkait pelaksanaan geladi hari ini (10/3), Munir mengaku, masih menunggu instruksi dan petunjuk dari kementerian.
Termasuk kemungkinan penjadwalan ulang geladi menunggu informasi dari kementerian.
Kepala SMPN 4 Bojonegoro Agus Sugianto mengatakan, terkait pelaksanaan geladi bersih TKA hari perdana ada kendala error di server pusat.
Dimulai sesi 2 sampai siang. Sedangkan, untuk pelaksanaan hari kedua tetap akan digelar hari ini.
‘’Untuk hari ini tetap sesuai jadwal,” terangnya. Agus menilai, kendala geladi bersih karena ada masalah di server pusat.
Terlebih semua sekolah menggelar secara online. Sedangkan, untuk sarana dan prasarana di sekolah dipastikan sudah aman.
Terkait kemungkinan penjadwalan ulang geladi bersih, Agus mengaku, diperkirakan untuk peserta sesi 2 dan 3 yang belum bisa menjalani geladi bersih akan dijadwalkan ulang pada 16-17 Maret atau 30-31 Maret mendatang.
Kepala SMPN 1 Dander Abdul Ghofur mengatakan hari perdana geladi bersih belum lancar.
Server pusat down sekitar pukul 09.00. Sementara hari kedua tetap digelar ‘’Tetap lanjut,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala MIN 3 Bojonegoro Darwadi menjelaskan, madrasahnya menggelar geladi bersih menggunakan moda semi online.
Pelaksanaan sesi 1 dan sesi 2 lancar semua. Namun, untuk madrasah yang menggelar secara moda online, kurang tahu ada tidaknya kendala.
‘’Diikuti oleh seluruh siswa kelas 6 (MI) sebagai bagian dari persiapan teknis menjelang pelaksanaan TKA,” jelasnya.
Kepala SDN Kauman 2 Septia Dwi mengatakan, pelaksanaan geladi bersih belangsung lancar. Geladi bersih digelar dalam satu sesi di satu ruangan. ‘’Menggunakan moda online,” ungkapnya.
Sedangkan, Kepala Bidang (Kabid) Peningkatan Mutu Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan (Dindik) Bojonegoro Mohammad Agus Anshori mengatakan, masih menghimpun laporan dari sekolah yang menggelar geladi bersih di gelombang pertama. ‘’Ini masih kami himpun,” jelasnya. (irv/bgs)
Editor : Bhagas Dani Purwoko