Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Pendaftaran SNBP Sisa Satu Hari, Cabdindik Bojonegoro-Tuban Minta Sekolah Maksimalkan Kuota

M. Irvan Romadhon • Selasa, 17 Februari 2026 | 08:30 WIB

 

Infografis Kelulusan Siswa SMA/SMK di Bojonegoro (AINUR OCHIEM/RADAR BOJONEGORO)
Infografis Kelulusan Siswa SMA/SMK di Bojonegoro (AINUR OCHIEM/RADAR BOJONEGORO)

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Pendaftaran seleksi nasional berbasis prestasi (SNBP) masuk perguruan tinggi negeri (PTN) menyisakan waktu satu hari.

Tepatnya, ditutup pada 18 Februari mendatang. Sehingga, siswa eligible harus memanfaatkan sisa waktu tersebut jika ingin mendaftar ke PTN melalui jalur prestasi.

Cabang Dinas Pendididikan (Cabdindik) Jawa Timur Wilayah Bojonegoro-Tuban meminta sekolah memaksimalkan kuota siswa eligible untuk mendaftar SNBP.

Terlebih tak semua siswa memiliki kesempatan tersebut. Sehingga, perlu dimanfaatkan, terutama bagi siswa berprestasi.

Kepala Seksi (Kasi) SMA PK PLK Cabdindik Bojonegoro-Tuban Devy Yuniar mengatakan, SNBP kesempatan emas bagi siswa kelas XII SMA/SMK untuk masuk PTN yang diimpikan. Terlebih jalur tersebut tanpa ujian tulis berbasis komputer (UTBK).

Devy mengaku, cabdindik mendorong sekolah untuk memaksimalkan kuota eligibler. Juga memberikan pendampingan teknis.

Sehingga, tidak merugikan siswa. Menurut Devy, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan siswa dalam mendaftar SNBP.

Tentu dengan mempertimbangkan secara matang jurusan dan PTN dituju. Seperti memilih maksimal dua prodi di satu atau dua PTN. Lalu, satu prodi wajib berada di PTN pada provinsi asal sekolah.

‘’Jika memilih satu prodi, bebas memilih PTN di seluruh Indonesia,” ungkapnya. Pihaknya mengingatkan, bahwa ada konsekuensi besar jika siswa mundur atau menolak pada saat telah diterima di jalur SNBP.

Tepatnya, siswa tersebut tidak akan bisa mengikuti seleksi nasional berbasis tes (SNBT) maupun Jalur Mandiri.

‘’Artinya kesempatan masuk PTN tahun itu langsung tertutup. Untuk itu harus dipertimbangkan dengan sangat matang dan selalu berkoordinasi dengan sekolah, bimbingan konseling (BK) dan orang tua,” ungkapnya.

Selain itu, siswa harus secara konsisten memantau rekam jejak kampus. Serta, berkonsultasi dengan guru BK untuk pemilihan prodi yang realistis. (irv/bgs)

Editor : Bhagas Dani Purwoko
#kuliah #berprestasi #bimbingan konseling #SNBP #prodi #Perguruan Tinggi #Cabdindik Bojonegoro Tuban #pendampingan siswa #eligible