RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Tahapan asesmen nasional berbasis komputer (ANBK) jenjang SMP masuk geladi bersih besok Selasa (19/8). Pada geladi bersih yang berlangsung hingga 22 Agustus tersebut semua peserta ikut.
Baik 45 peserta utama maupun lima peserta cadangan. Peserta diminta untuk memaksimalkan geladi bersih agar memahami alur pelaksanaan ANBK sesungguhnya. Juga proktor bisa mengantisipasi potensi kendala yang bisa terjadi.
Kepala SMPN 5 Bojonegoro A.H. Moestofa mengatakan, geladi bersih semacam simulasi seperti sebenarnya dalam pelaksanaan ANBK. Terutama untuk metode atau cara login.
''Selain itu, jika ada kendala bisa mengetahui bagaimana penanganannya. Terutama kendala teknis dalam prosesnya," jelasnya.
Moestofa menjelaskan, selain peserta didik paham alur dan cara kerja dalam mengikuti ANBK, juga petugas proktor dan teknisi bisa mengetahui potensi kendala.
''Dalam geladi bersih, semua administrasi ANBK juga diunggah," terangnya. Menurut Moestofa, semua peserta akan mengikuti geladi bersih.
Yaitu, 50 peserta yang dipilih acak sistem. Baik 45 peserta utama maupun lima peserta cadangan.
Pihaknya meminta peserta ANBK memastikan pelaksanaan geladi bersih untuk memahami alur dan tahapan asesmen nasional tersebut. Juga menjawab pertanyaan sesuai yang dialami dan dilihat. ''Jangan mengada-ada," tegasnya.
Kepala SMPN 1 Bojonegoro M. Munir mengatakan, geladi bersih dijadwalkan besok Selasa. Lantara, Senin (18/8) ditetapkan cuti bersama.
Munir meminta peserta geladi bersih ANBK mengerjakan semaksimal mungkin karena membawa nama sekolah. Juga menjaga kesehatan. "Dan tidak kalah penting minta do'a restu kedua ortu, bapak/ibu guru," ungkapnya. (irv/bgs)
Editor : Bhagas Dani Purwoko