BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Bojonegoro bakal memiliki SMAN 2 Taruna Pamong Praja. SMAN tersebut dibangun tahun depan dengan anggaran Rp 27 miliar (M). Saat ini proses perubahan nomenklatur SMAN 2 Bojonegoro menjadi SMAN 2 Taruna Pamong Praja Jawa Timur.
Sehingga Smadabo, julukan SMAN 2 Bojonegoro ke depan akan berganti menjadi SMAN 2 Taruna Pamong Praja Jawa Timur.
Anggaran Rp 27 M akan digunakan untuk pembangunan infrasuktur sebesar Rp 25,25 M. Sedangkan Rp1,75 M dialokasikan untuk operasional dan setiap tahun harus dianggarkan di anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Bojonegoro.
Kasi SMA PK PLK Cabang Dinas Pendidikan (Cabdisdik) Jawa Timur Wilayah Bojonegoro-Tuban Maskun mengatakan, pembangunan masih ditunggu, prosesnya baru memorandum of understanding (MoU) antara Pemkab Bojonegoro dan Pemprov Jatim.
‘’Pembangunan SMAN 2 Taruna Pamong Praja Jawa Timur menelan anggaran sekitar Rp 27 M,’’ katanya.
Maskun menjelaskan, izin operasionalnya masih proses perubahan nomenklatur SMAN 2 Bojonegoro menjadi SMAN 2 Taruna Pamong Praja Jawa Timur. Namun, meminta masyarakat menunggu hasilnya, terlebih proses masih berjalan.
Kepala SMAN 2 Bojonegoro Sumarmin mengatakan, progresnya saat ini, pihak Smadabo diminta provinsi mengajukan perubahan nomenklatur. Tepatnya dari SMAN 2 Bojonegoro menjadi SMAN 2 Taruna Pamong Praja Jawa Timur.
Perubahan nomenklatur sudah diajukan ke Disdik Jatim, dan menunggu proses. Kemudian Kamis (7/11) hingga Jum'at (8/11) ada rapat terkait penerimaan peserta didik baru (PPDB) di Kediri.
‘’Sementara itu,” ungkapnya.
Anggota Komisi C DPRD Bojonegoro Muchlasin Afan mengatakan, di APBD 2025 sudah terpasang anggaran Rp 27 M. Anggaran tersebut sesuai permintaan dari Pemprov. Terdiri dari Rp 25,25 M untuk pembangunan infrastruktur dan Rp 1,75 M untuk operasional.
‘’Pemprov melalui Gubernur Jatim sudah berkirim surat, gambar desain sudah dikirim,” ungkapnya.
Menurut Afan, anggaran sebesar Rp 27 M berupa bantuan keuangan dari Pemkab Bojonegoro untuk Pemprov Jatim untuk realisasi program SMAN 2 Taruna Pamong Praja Jatim.
Juga untuk anggaran operasional sebesar Rp 1,75 M setiap tahun harus disediakan di APBD Bojonegoro. (irv/msu)
Editor : Yuan Edo Ramadhana