RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono menyambut antusias event Radar Bojonegoro Award 2026. Orang nomor satu di Pemkab Bojonegoro itu siap mendukung event tahunan bergengsi tersebut. Hal tersebut disampaikan Bupati Setyo Wahono saat menerima kunjungan Radar Bojonegoro kemarin (11/9).
"Sebuah event yang sangat bagus" ujar Bupati Wahono.
Pemkab Bojonegoro melakukan lompatan cukup tinggi dalam hal ketahanan pangan. Sejak tahun lalu Bojonegoro menjadi daerah dengan produksi padi tertinggi kedua di Jatim. Setelah Lamongan.
Berkaitan itu Bupati Wahono membeberkan rahasia meningkatkan produksi padi tersebut. Caranya adalah dengan mengurangi bencana banjir. Sebab, banjir di Bojonegoro bisa membuat ratusan hektare lahan padi gagal panen.
Baca Juga: Bupati Arief Siap Dukung Radar Bojonegoro Award 2026
"Di Baureno tahun lalu ada seratuaan hektare lahan tidak bisa panen. Setelah tidak banjir hasil panennya meningkat" tuturnya.
Menurut Wahono, pihaknya tidak mungkin menggurui petani tentang cara menanam padi. Sebab, mereka sudah mahir. Karena itu, yang dia lakukan adalah mengurangi bencana dan menyediakan sarana air.
"Hal sederhana itu yang kami lakukan, " jelasnya.
Direktur Jawa Pos Radar Bojonegoro Bachtiar Febrianto mengapresiasi langkah Bupati Wahono dalam meningkatkan produksi padi. Bahkan, tidak menutup kemungkinan peringkat Bojonegoro akan terus naik.
"Ini capaian yang luar biasa, " tuturnya.
Radar Bojonegoro Award 2026 menghadirkan tema ketahanan pangan. Wilayah edar Jawa Pos Radar Bojonegoro mulai Lamongan, Bojonegoro, dan Blora memiliki keunggulan tersendiri dalam pangan. (zim)
Editor : Farhan Reza Ardiansyah