BOJONEGORO, Radar Bojonegoro - Pasangan Calon Bupati (Cabup) dan Calon Wakil Bupati (Cawabup) Nomor 02 Setyo Wahono-Nurul Azizah (Wahono-Nurul) unggul di seluruh kecamatan.
Sementara itu, Paslon Nomor 01 Teguh Haryono-Farida Hidayati (Teguh-Farida) akhirnya legawa dengan hasil Pilkada, meski sebelumnya tim pemenangannya sempat menolak tanda tangan rekapitulasi di KPUK Bojonegoro.
Sesuai tahapannya, rekapitulasi tingkat provinsi dimulai hari ini (8/12). ‘’Iya, besok (hari ini, red) mulai rekapitulasi provinsi,’’ kata Koordinator Divisi (Koordiv) Sosialisasi, Pendidikan Pemilih (Sosdiklih), Partisipasi Masyarakat (Parmas), dan Sumber Daya Manusia (SDM) Komisioner Pemilihan Umum Kabupaten (KPUK) Bojonegoro Waryono kemarin (7/12).
Dia mengatakan, komisioner berangkat pukul 10.00 hari ini untuk rekapitulasi di Surabaya. Sedangkan, untuk jadwal rekapitulasi dimulai, lanjutnya, tidak mengetahui secara pasti. Sebab, yang tertera hanya jadwal rekapitulasi tingkat provinsi pada 8-9 Desember. ‘’Rundown Bojonegoro mulai jam berapa tidak ada. Hanya jadwal provinsi saja,’’ imbuh dia.
Pria domisili Kecamatan Trucuk itu menyampaikan, pihaknya telah menyiapkan beberapa hal berkenaan rekapitulasi provinsi. Di antaranya persiapan fisik mengingat cuaca tidak menentu cenderung hujan hingga kesiapan data bersumber dari D-Hasil kabupaten. ‘’Persiapan fisik tentunya. Fisik harus sehat,’’ tegasnya.
Dikonfirmasi terpisah, Sekretaris Tim Pemenangan Paslon 1 M. Asep Awaludin menyampaikan, pihaknya menerima hasil Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Alasannya semua hasil demokrasi. Tentu dengan segala macam kejadian atau dinamika yang terjadi. ‘’Kami menerima hasilnya,’’ ungkap Asep sapaan akrabnya.
Berdasar data dihimpun, hasil rekapitulasi kabupaten menunjukkan paslon 2 unggul di seluruh kecamatan. Rerata mencapai puluhan ribu suara per kecamatan.
Terendah yakni di Kecamatan Kedewan dengan perolehan 6.349 suara. Dan tertinggi di Kecamatan Dander sebanyak 47.235 suara. Sedangkan, paslon 01 rerata memperoleh suara di bawah 10 ribu per kecamatan. Terendah di Kecamatan Ngambon yakni 358 suara. Dan tertinggi di Kecamatan Baureno sebanyak 6.748 suara. (yna/msu)
Editor : Hakam Alghivari