Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Format Debat Ulang Belum Jelas, KPUK Bojonegoro dan Paslon Pilkada Bojonegoro Dinilai Minim Literasi

Yuan Edo Ramadhana • Jumat, 25 Oktober 2024 | 18:45 WIB
BELUM BEBERKAN HASIL: Bawaslukab Bojonegoro saat memberikan keterangan kepada awak media usai mengklarifikasi saksi, tapi belum membeberkan hasilnya. (DHANI WAHYU ALFIANSYAH/RADAR BOJONEGORO)
BELUM BEBERKAN HASIL: Bawaslukab Bojonegoro saat memberikan keterangan kepada awak media usai mengklarifikasi saksi, tapi belum membeberkan hasilnya. (DHANI WAHYU ALFIANSYAH/RADAR BOJONEGORO)

 

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Polemik pelaksanaan debat perdana pemilihan kepala daerah (pilkda) belum usai. Hingga kamis (24/10) komisi pemilihan umum kabupaten (KPUK) belum beri keputusan resmi tentang format hingga jadwal debat yang dianggap belum terlaksana.

Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Bojonegoro menilai masalah muncul akibat minimnya literasi penyelenggara pilkada dan pasangan calon (paslon). ‘’Nunggu rilis resmi KPUK ya,” kata Koordinator Divisi (Koordiv) Teknis Penyelenggaraan KPUK Bojonegoro Ariel Sharon kemarin.

 Baca Juga: Rektor Institut Attanwir: Format Debat Pilkada Bojonegoro Sudah Tepat

Ketika ditanya lebih lanjut kapan rilis dimaksud dan bagaimana keputusan KPUK, mantan aktivis Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) itu tetap meminta menunggu rilis.

Sementara itu, AJI Bojonegoro menilai komunikasi dan literasi KPUK Bojonegoro serta Paslon Pilkada Bojonegoro 2024 perlu ditingkatkan,

Ketua Bidang Advokasi AJI Bojonegoro Ahmad Atho’illah mengatakan, masalah debat perdana yang terjadi sebenarnya persoalam simple alias sederhana.

Berubah menjadi polemik karena kisruh, karena menurutnya, baik penyelenggara pilkada maupun paslon masih minim literasi.

 Baca Juga: Format Debat Pilkada Bojonegoro Belum Disepakati Hingga Hari H, KPUK Bojonegoro: Format Debat Menunggu Sepakat

Dia melanjutkan, jika sudah memahami peraturan dan mencapai kesepakatan seharusnya tidak terjadi hal demikian. ‘’Kalau ada katanya setting-an atau apa itu di luar ranah kita ya. Tapi, menurutku ini cukup memalukan,” ujar pria akrab disapa Athok itu.

Dia melanjutkan, terkait jadwal merupakan ranah teknis di bawah wewenang KPUK. Namun, jika masalah masih berlarut dan belum menemui jalan keluar peran badan pengawas pemilihan umum kabupaten (bawaslukab) dibutuhkan. Dia menegaskan, bawaslukab harus beri rekomendasi.

‘’Karena debat juga terkait anggaran seharusnya debat selanjutnya harus benar-benar layak. Masing-masing paslon menunjukkan kelayakan mereka. Debat bukan hanya formalitas tapi juga edukasi kepada masyarakat,” tandasnya.  (yna/msu)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#kpuk bojonegoro #bawaslukab #pilkada bojonegoro #aliansi jurnalis independen #minim #paslon #pilkada #gmni #bojonegoro #KPUK #bawaslukab bojonegoro #Format #debat #Koordiv #literasi